BBM Turun (sedih atau senang?)

Beberapa hari ini males banget, blogwalking, koment-koment, atau apapun yang berkaitan dengan dunia blgger, nggak tau kenapa? tapi begitu baca berita dari detik, waduh jadi senang sedih juga. Daripada ngganjel neng ati yowes tak tulis wae.

BBM turun“, baru kali ini ada pemerintahan (pasca reformasi) Indonesia yang berani menurunkan harga BBM, trus mengapa saya jadi trenyuh, sedih?

Lawong harga BBM turun kok malah sedih, memangnya kamu punya POM bensin? apa kamu punya perusahaan minyak?
Jawabannya TIDAK-TIDAK dan TIDAK *huruf besar*.

Yang saya sedihkan, mengapa pemerintah kayak tidak punya alasan kuat waktu menaikkan BBM, sehingga baru beberapa bulan BBM sudah turun lagi, padahal dulu alasannya demi kebaikan ekonomi indonesia secara keseluruhan. Sekarang ekonomi belum pulih sudah diturunkan lagi. jadi kesannya pemerintah mencla-mencle kurang tegas.

Harga minyak dunia yang turun menjadi 93 USD per bare. Alasan itu tidak diterima masyarakat kecil. yang pasti menurut masyarakat ya mencla-mencle kurang tegas.

Seharusnya dulu pemerintah mengkaji lebih dalam bagaimana kebijakan itu akan diberlakukan, sehingga menjadi “kebijakan yang bijak”, bukan menjadi sebaliknya “kebijakan yang tidak bijak”.

Bukannya tidak senang dengan harga BBM diturunkan,
tapi, apakah dengan diturunkannya harga BBM dijamin harga barang lain juga turun?

Bukannya tidak senang dengan harga BBM diturunkan,
tapi, apakah dengan diturunkannya harga BBM dijamin hutang luar negri dapat terbayar?

Bukannya tidak senang dengan harga BBM diturunkan,
apakah warga negara indonesia merasa malu dengan keadaan yeng demikian itu?

Sebenarnya bukan sedih, tapi pie yo? gregetan kali ya…
Kemaren dibisiki secara halus tidak digubris.
Saiki sudah mulai tenang di ubek-ubek maneh.

Kemaren disambati pada tidak dengar.
Sekarang mulai anteng diogrek-ogrek.

Kemaren didemo-demo malah ngilang
Sekarang mulai jenjem diobrak-abrik.

alah mbohlah…
setuju ra setuju paling yo raono artine.
sipenteng…
jongasi indonesaku iki congkrah !
jongasi indonesaku iki bubrah !
jongasi indonesaku iki crah !
opomaneh berdarah…

apa ada agenda 2009?
apa ada misi 2009?
apa ada maksud 2009?

alah mbohlah…
BBM sakpiro wae regane sipenting iso do tuku
Dolar piro wae sipenting sek do mangan beras sego

Posting yang berhubungan

  • Pernyataan Resmi Noordin M Top
    Beberapa hari ini jagat dunia perbloggeran (blogsphere) Indonesia diramaikan dengan munculnya blog yang mengatasnamakan TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA yang memuat Pernyataan Resmi Noordin M Top terkait ...
  • Sidhangmu Dudu Sidhangku
    Lagu dhalang Poer yang berjudul Sidhangmu Dudu Sidhangku ini menceritakan rakyat dan wakil rakyat. Pegiat seni dan sosial yang satu ini mencoba menyuarakan suara jeritan rakyat, ini tidak ada kaitanny...
  • BBM di angkring-an Pak-To
    Malam ini ng-angkring di pak-to depan diknas, menu khas angkringan yang beratapkan terpal warna biru ini, sama persis dengan angkring jogja, ada ceker, ndas godog, gorengan, ndok sunduk, dan "yang pal...
  • Paguyuban Kampung Manusia
    Pesan facebook berantai dari NgawiTi yang mengatas-namakan Paguyuban Kampung Manusia dan Dhalang Poer yang datang hari ini rasanya agak janggal dan aneh, karena semua pesan diKotak masuk selama tiga...
  • Kabupaten Buol Dan “Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ”
    Habis sahur iseng nyari gambar-gambar sangar, gak sengaja nemu website Kabupaten Buol (http://www.buolkab.go.id), yang lagi kena deface. (kurang kerjaan bener yang lakuin itu) yang menarik bukan hasil...
Catatan :
  1. Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman-teman anda di FACEBOOK. Cukup dengan mengKlik link ini saja.
  2. Dan jika diinginkan artikel ini boleh dicopy paste, karena blog ini penganut aliran BEBAS COPY PASTE

Comments

One Response to “BBM Turun (sedih atau senang?)”
  1. Vian says:
    Surfing Safari Safari on SymbianOS SymbianOS

    AKu dr salah satu penggemar lagu dalang poer/iwan flas.yg aku suka menurut saya lagu”dr mereka berbobot dan bermakna,menyampaikan realiti kehidupan sosial yg benar terjadi di lingkungan kita,misal Lagu kudu misuh dalang poer menceritakan biaya oprasional sawah tidak setimpal dgn hasilnya yg diharapkan,itu dulu yg pernah aku alami

Katakan yang anda pikirkan

Beritahukan apa pendapatmu...
Saya merasa senang jika kamu tulis pendapat tentang tulisan diatas

Switch to our mobile site