Fox Indonesia

APA gerangan “Fox Indonesia”? Ini merupakan lembaga konsultan politik untuk korporasi dan pemilihan kepala daerah (Pilkada), pemilihan presiden (Pilpres), sera pemilu legislatif. Didirikan 1 Februari 2008 oleh ilmuan politik, Rizal Mallarangeng.

Menjadi menarik untuk dibahas dalam kolom ini karena memang sudah seharusnya konsultan politik yang dikelola dengan manajemen yang profesional tumbuh dan berkembang pesat di negeri yang tengah giat-giatnya berproses menuju demokratisasi dengan agenda pemilihan pejabat publik yang tak pernah berhenti.

Sejauh mana “Fox Indonesia” akan berperan? Mari kita lihat sejenak fenomena munculnya Barack Obama, salah satu kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat yang pada awal kemunculannya hanya dianggap ikut meramaikan konvensi. Nyatanya, di luar dugaan –walaupun masih sementara– berhasil mengungguli Hillary Clinton yang jauh lebih populer karena sudah menjadi Ibu Negara sebelum Obama menjadi Senator.

Menurut banyak pengamat, kekuatan Obama, bukan hanya terletak pada gaya pidato dan kharisma personalnya, tapi yang lebih signifikan adalah karena memiliki tim kampanye yang mungkin terbaik sepanjang sejarah Amerika, bahkan lebih hebat dari tim kampanye Bill Clinton yang berhasil memenangkan dua kali pemilihan presiden AS.

Bayangkan, karena kepiawaiaannya, menjelang “Super Tuesday” awal bulan lalu saja, tim kampanye Obama berhasil menghimpun dana sebesar 103,8 juta dolar AS yang terdiri dari mayoritas hampir 80% penyumbang dari rata-rata lima hingga 100 dolar.

Jadi, jelaslah bahwa memiliki tim kampanye yang profesional merupakan keniscayaan untuk saat ini. Seorang kandidat yang hanya berharap para relawan menjadi motor penggerak kampanye sudah menjadi masa lalu yang menjadi bukti awal dari kekalahannya.

Para relawan, seperti juga banyak di Amerika, justeru akan menjadi kekuatan ketika konsultan politik sang kandidat mampu secara profesional mengelola kampanye kandidatnya. Artinya, pengelolaan kampanye yang baik bukan diserahkan pada para relawan.

Kalau kita cermati pertarungan antara Obama dan Hillary sejak awal, tampak bahwa yang dominan bertarung bukanlah antar pribadi keduanya, melainkan pertarungan ide dan strategi dari konsultan politik/tim kampanye masing-masing. Maka wajar belaka jika pada saat Hillary tampak mulai frustasi, yang ia lakukan adalah mengganti –hingga dua kali– manajer kampanyenya.

Karena itu, untuk para capres 2009, seperti Sultan HB X, Sutiyoso, Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono. Atau calon anggota senator (DPD), calon anggota legislatif yang bertarung di masing-masing daerah pemilihan, serta calon-calon kepala daerah, menentukan konsultan politik yang tepat bisa menjadi langkah awal kemenangan Anda.

Dan untuk para ilmuan politik, inilah saatnya menguji kemampuan dalam tataran praktis dengan mendirikan lembaga konsultan politik. Karena begitu banyak perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan jasa konsultan politik. Ada seratusan pilkada setiap tahun, yang rata-rata terdiri dari dua hingga lima pasangan kandidat yang bertarung. Di samping tentu ada ribuan calon anggota DPD dan DPR/DPRD.

Konsultan politik yang profesional adalah yang mampu mengantarkan kliennya ke tujuan dengan cara-cara yang cerdas, bermartabat, dan efisien. Selamat datang “Fox Indonesia”, anda hadir pada saat yang tepat.

Posting yang berhubungan

  • Kabupaten Buol Dan “Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ”
    Habis sahur iseng nyari gambar-gambar sangar, gak sengaja nemu website Kabupaten Buol (http://www.buolkab.go.id), yang lagi kena deface. (kurang kerjaan bener yang lakuin itu) yang menarik bukan hasil...
  • Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan
    Tulisan Adjie Suradji seorang Anggota TNI AU aktif yang berjudul Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan, di Opini Kompas tanggal 6 September 2010 merupakan kritik pedas pada kepemimpinan presiden SBY (p...
  • 8 Anggota DPR RI dari Dapil VII JATIM
    Selesai sudah hingar bingar rangkaian pemilu 2009, mulai dari pemilihan legislatif, pilpress, pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat, sampai pelantikan presiden dan para menterinya. Meski disana-sini masi...
  • Edhie Baskoro Yudhoyono
    Setelah kmaren saya coba tembak keyword “EDDY BASKORO YUDHOYONO“, pake “DY”. kali ini saya nyoba dengan keyword “EDHIE BASKORO YUDHOYONO” pake “HIE”. Bukannya memanfaatkan kebesaran baliho dan spanduk...
  • Eddy Baskoro Yudhoyono
    Judul ini saya tulis sama persis dengan iklan politik “Eddy Baskoro Yudhoyono” di Kota Ngawi. karena saya melihat beberapa keunikan (kalau tidak boleh dikatakan kesalahan) dalam Ikalan tersebut. Perta...
Catatan :
  1. Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman-teman anda di FACEBOOK. Cukup dengan mengKlik link ini saja.
  2. Dan jika diinginkan artikel ini boleh dicopy paste, karena blog ini penganut aliran BEBAS COPY PASTE

Katakan yang anda pikirkan

Beritahukan apa pendapatmu...
Saya merasa senang jika kamu tulis pendapat tentang tulisan diatas

Switch to our mobile site