Surat Untuk Ananda Tercinta
Untuk Ananda Tercinta
Chilwa Tazkiya Dzihni
Alhadulillah. Abi, Umi dan adek sudah baca surat dari kakak. Semua merasa senang karena kakak sudah kerasan di pondok.
Insya Alloh tanggal 14 Agustus abi, umi dan adek ke Ponorogo, untuk menjemput kakak. Nanti pulangnya mampir ke mbah uti di dolopo ya… (biar kakak senang).
Ini umi bawakan jajan untuk kakak, jangan lupa teman-temannya di bagi. Kalau masih sisa disimpan untuk besok-besok.
Juga ada boneka untuk teman tidur kakak, warnanya ping, warna kesukaan kakak. Baca lanjutannya
Chilwa Tazkiya Dzihni

Paling jengkel kalau dia tidak masuk sekolah, jengkelku bukan karena takut dia ketinggalan pelajaran atau males sekolah, tapi karena kalau dia tidak sekolah selalu dan pasti ngrusuhi aku minta nge”game” di games.co.id. gak dituruti ngamuk, nek dituruti randang wis-wis. Waduh.., ancene Chilya. Chilwa tazkiya Dzihni yo wes ngonowi.
Tapi yang saya bangga dari anakku Chilwa tazkiya Dzihni, meski sekarang baru kelas “0? besar, Chilya sudah mulai lancar baca Alqur’an, dan baca-tulis latin. Meski dari kecil tidak pernah dimimiki sapi, eit mimik susu sapi tapi alhamdulillah kok yo sehat, dan termasuk anak yang jarang sakit. Baca lanjutannya








