<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JAUHDIMATA &#187; islam</title>
	<atom:link href="http://jauhdimata.com/tag/islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jauhdimata.com</link>
	<description>Blogger Ngawi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 02:35:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>4 Fakta Yang Membuat Kami Tidak Takut (malaysia)</title>
		<link>http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 02:44:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[4 Fakta Yang Membuat Kami Tidak Takut malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[anti malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[ganyang malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[nasinalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[(Neruske tulisan sakdurunge) Bukan sok-sokan nulis hubungan Malaysia dan Indonesia, saya (Abid) sebagai Warga Negara Indonesia yang sudah lama tidak hormat pada merah putih merasa terpanggil. Harga diri sebagai Warga Negara terinjak oleh tetangga yang selama ini kita anggap adik kecil. Dulu kita anggap perlakuan Malaysia adalah perlakuan adik kecil yang memegang kepala kakanya, dianggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">(<a href="http://jauhdimata.com/4-kelakuan-malaysia-sing-ngguilani" target="_blank">Neruske tulisan sakdurunge</a>) Bukan sok-sokan nulis hubungan Malaysia dan Indonesia, saya<em> (<a href="http://jauhdimata.com">Abid</a>)</em> sebagai Warga Negara Indonesia yang sudah lama <a href="http://jauhdimata.com/kapan-terakhir-anda-hormat-pada-merah-putih" target="_blank">tidak hormat pada merah putih</a> merasa terpanggil. Harga diri sebagai Warga Negara terinjak oleh tetangga yang selama ini kita anggap adik kecil. Dulu kita anggap perlakuan Malaysia adalah perlakuan adik kecil yang memegang kepala kakanya, dianggap lucu dan dibiarkan saja. Lama-lama kita tahu ternyata maksud adik kecil itu adalah <em>njegug ndas</em> bukan hanya pegang kepala kita.</p>
<p><img src="http://jauhdimata.com/wp-content/uploads/2010/08/anti-malaysia.jpg" alt="anti malaysia" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-929"></span>Sudah banyak berita tentang arogansi negara tetangga tersebut terhadap negara kita. Dan berkali kali kita hanya diam, <em>ngalah urung mesti kalah</em>, istilah jawa yang sering diucapkan untuk menutupi kekurangberanian diplomat dan kekurangsuperan alat perang kita. Sebenarnya ada hal-hal yang selama ini dianggap kelemahan tapi sebaliknya itu adalah kelebihan bangsa ini.<strong> </strong>Disini ada <strong><a href="http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut">4 Fakta Yang Membuat Kami Tidak Takut pada malaysia</a>.</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>TKI</strong></li>
<p>Salah satu faktor yang banyak orang takutkan dengan hubungan diplomatik adalah banyaknya TKI di negara tersebut. Sebenarnya hal itu adalah salah satu kelebihan negara kita, karena gaji tenaga kerja Indonesia yang paling murah diantara tenaga kerja dari negara lain.</p>
<p>Mungkin dalam kasus TKI di Malaysia adalah saat dimana pemerintah kita memboikot Malaysia dari pengiriman TKI. Masih dengan jelas kita ingat betapa kelabakannya pemerintah  Malaysia untuk meminta pemerintah Indonesia menghentikan boikotnya. Hal  itu menunjukkan kepada kita bahwa banyak negara lain di dunia yang  bergantung kepada kemampuan bangsa kita.</p>
<p>Itu kalau hanya putus hubungan, tapi kalau berlanjut perang, 2juta TKI adalah tentara sipil kita yang sudah masuk di jantung pertahanan negara tersebut. 10.000 dari 2juta TKI diajarai merakit BOM. Kuala Lumpur akan kembali jadi lumpur.</p>
<li><strong>Sekutu Malaysia</strong></li>
<p>Antar negara bekas persemakmuran inggris memang punya hubungan yang sangat kuat dibidang pertahanan. Singapura dan Autralia diantaranya.  Diakui bahwa secara peralatan tempur kita kalah dengan mereka. Tapi bagaimanapun di tubuh kita mengalir darah-darah pejuang, mbah-mbah kita adalah tentara berani mati demi negara. hanya bermodal senjata seadanya kita bisa mengusir belanda dan jepang yang jauh lebih maju. biar mereka punya senjata super hebat tapi kita punya rakyat yang super militan.</p>
<p>Selain dari pada itu China dan Rusia adalah dua negara punya banyak kepentingan ekonomi dengan Indonesia, Cina contohnya menyerahkan sebagian besar eksport Tekstil dan  Elektroniknya ke Indonesia dan Rusia yang banyak sekali mengeksport  bahan-bahan kimia dan industrinya di Indonesia, termasuk beberapa  peralatan militernya ke Indonesia (perdagangan senjata) baik itu dalam  bentuk jadi ataupun alih teknologi. Selain itu juga posisi Indonesia  yang sangat strategis dan jumlah penduduk yang sangat banyak mempunyai  potensi ekonomi &amp; Politik yang begitu menggiurkan bagi kedua negara  tersebut dalam rangka menuju persaingan hagemoni dengan Amerika Serikat.</p>
<li><strong>Penduduk Musli Indonesia adalah terbesar di dunia.</strong></li>
<p>Ini merupakan nilai lebih yang bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk memperoleh dukungan dari banyak negara, terutama negara barat. Saya katakan negara barat karena sejak muncul sentimen anti-barat oleh kaum muslim dunia akibat kebijakan AS melawan teroris dengan pendekatan militer sangat berpengaruh terhadap kekuatan ekonomi negara barat. Dengan status Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia maka stigma muslim dunia atas bangsa barat cukup dipengaruhi oleh perspektif muslim dari Indonesia.</p>
<p>Selain daripada itu di agama Islam diajarkan bahwa mencintai negara adalah sebagia dari Iman. <em>hubbul wathon minal iman.</em> Hal itu juga adalah kekuatan yang luar biasa.</p>
<li><strong>Sejarah militer kita membuat segan dunia.</strong></li>
<p>Kalau anda belajar sejarah dengan benar ketika masih SMP/SMA, maka anda akan tahu bahwa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit adalah kerajaan nusantara yang merupakan dua dari beberapa kerajaan di seluruh Asia yang mempunyai armada militer terkuat di masanya. Bahkan pada masanya, pasukan kerajaan Mongol yang sedemikian ditakuti di seluruh dunia dapat dipukul mundur oleh pasukan Majapahit.</p>
<p>Tidak hanya sampai situ saja, perhatikan juga penjajahan Belanda sekian ratus tahun dengan perbedaan teknologi sedemikian jauh atas Indonesia akhirnya mampu juga diakhiri dan memperoleh kemerdekaan murni dengan usaha sendiri baik itu dengan perjuangan militer ataupun diplomasi. Militansi jiwa penduduk Indonesia memang patut dipertimbangkan oleh negara-negara lain di dunia, bahkan AS sendiri pernah sangat segan dengan Indonesia pada masa era Presiden Soekarno: Bayangkan! Amerika takut dengan kita! Berapa banyak sih negara di dunia yang ditakuti oleh Amerika Serikat?</ol>
<p style="text-align: justify;">Selain <strong>4 Fakta</strong> diatas mungkin kita masing-masing juga punya alasan untuk <a href="http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut"><strong>tidak takut pada malaysia&#8230;?</strong></a></p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>kelebihan TKI,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/4-kelakuan-malaysia-sing-ngguilani" title="4 Kelakuan Malaysia Sing Ngguilani">4 Kelakuan Malaysia Sing Ngguilani</a><br /><small>Malaysia, negara kecil yang ternyata justru bisa memperlihatkan kepada dunia dan rakyat Indonesia sendiri betapa kecil dan pengecutnya negara ini. Negara yang dalam sejarah politik abad 20-21 jauh ber...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/pernyataan-resmi-noordin-m-top" title="Pernyataan Resmi Noordin M Top">Pernyataan Resmi Noordin M Top</a><br /><small>Beberapa hari ini jagat dunia perbloggeran (blogsphere) Indonesia diramaikan dengan munculnya blog yang mengatasnamakan TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA yang memuat Pernyataan Resmi Noordin M Top terkait ...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon 3</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 12:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3</guid>
		<description><![CDATA[PUASA dan TAQWA Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah. Sebagai hamba Allah SWT yang telah berikrar, sebenarnya apa pun perintah-Nya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?. Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzhzhan, berbaik sangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PUASA dan TAQWA </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai hamba Allah SWT yang telah berikrar, sebenarnya apa pun perintah-Nya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?. Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzhzhan, berbaik sangka kepada-Nya. Allah SWT memerintahkan atau melarang sesuatu, pastilah untuk kepentingan kita. K</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-418"></span>arena Allah SWT Maha Kaya, tidak memiliki kepentingan apa pun. Ia mulia bukan karena dimuliakan, agung bukan karena diagungkan, berwibawa bukan karena ditunduki. Sejak semula, Ia sudah Maha Mulia, sudah Maha Agung, sudah Maha Kaya, sudah Maha Berwibawa</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau kemudian Ia menjelaskan pentingnya melaksanakan perintah-Nya atau menjauhi larangan-Nya, semata-mata karena Ia tahu watak kita yang suka mempertanyakan, yang selalu menonjolkan kepentingan sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, sebelum kita mempertanyakan mengapa kita diperintahkan berpuasa, misalnya, Allah SWT telah berfirman:</p>
<p style="text-align: justify;">??? ???????? ????????? ??????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????? ????????? ???? ?????????? ??????????? ??????????</p>
<p style="text-align: justify;">(QS. Al-Baqarah: 183) &#8220;Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akherat, kuncinya adalah ketakwaan kepada-Nya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolongan-Nya, penjagaan-Nya, pengampunan-Nya, cinta-Nya, limpahan rejeki-Nya, pematutan amal dan penerimaan-Nya terhadapnya, hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya. (Baca misalnya, Q.3: 76, 120, 133, 186; Q.5:27; Q. 16: 128; Q. 19: 72; Q. 39: 61; Q. 65: 2-3; Q. 33: 70-71; Q. 49: 13).</p>
<p style="text-align: justify;">Nah puasa, sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam ayat 183 al-Baqarah di atas, merupakan sarana kita untuk mencapai ketakwaan yang berarti pada gilirannya meraih kebahagian di dunia dan akherat..</p>
<p style="text-align: justify;">Takwa sendiri lebih sering diucapkan ketimbang diterangkan. Ini barangkali karena banyaknya definisi. Intinya-sejalan dengan maknanya secara bahasa-ialah penjagaan diri. Penjagaan diri dari apa? Ada yang mengatakan penjagaan diri dari hukuman Allah dengan cara mentaati-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan melanggar larangan-larangan-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari melakukan hal-hal yang menjauhkan dari Allah. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai mengikuti hawa nafsu dan tergoda setan. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai tidak mengikuti jejak Rasulullah SAW. Dan masih banyak lagi pendapat yang jika kita cermati, semuanya berujung pada satu makna. Perbedaannya hanya pada ungkapan tentang dari apa kita mesti menjaga diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang mukmin yang menjaga dirinya terhadap seretan hawa nafsunya dan atau godaan setan, berarti dia menjaga diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan dari melakukan hal-hal yang dilarang-Nya; berarti, dia menjaga diri agar tetap mengikuti jejak Rasullah SAW; berarti menjaga diri dari hukuman Allah dan dijauhkan dari-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibarat berjalan di ladang ranjau, orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat mencelakakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Puasa, seperti diketahui, bukanlah sekedar menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum. Seandainya sekedar menahan diri dari makan dan minum pun sudah merupakan latihan untuk dapat menguasai dan menjaga diri karena Allah. Dalam puasa, melakukan dan tidak melakukan sesuatu karena Allah secara nalar jauh lebih mudah. Orang yang berpuasa karena orang, misalnya, bisa saja makan atau minum di siang hari secara sembunyi-sembunyi. Makan makanannya sendiri, minum minumannya sendiri, apa susahnya? Tapi untuk apa? Karena Allah-lah yang membuat orang mukmin bersedia menahan lapar, tidak makan makanannya sendiri, menahan haus, tidak minum minumannya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Allah ini tentu saja hanya bisa disikapi oleh mereka yang iman kepada Allah. Dan seukur tebal-tipis, besar-kecil, atau kuat-ringkihnya iman itulah, ketulusan orang yang melakukan atau tidak melakukan sesuatu karena Allah. Di dalam puasa, orang mukmin digembleng untuk menjadi mukmin yang kuat yang dapat menguasai dan menjaga diri. Mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya, merupakan singgasana Allah, sehingga tidak mudah dibuat tergiur oleh iming-iming sesaat seperti hewan, tidak terjerumus berperilaku buas dan serakah seperti binatang. Mukmin sejati, mukmin yang bertakwa kepada Allah. Bukan pengaku mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya merupakan tempat mendekam hewan dan binatang buas, sehingga makan pun tidak peduli makan makanannya sendiri atau milik orang lain dan menunjukkan kehebatannya dengan menerkam kesana-kemari. Na&#8217;udzu billah min dzalik.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudah-mudahan Allah menolong dan membantu kita dalam berpuasa serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">gus mus</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon &#124; Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[romadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata. Pada tahun 80an, setelah hancurnya Uni Soviet, banyak kalangan ideolog gerakan Islamisme yang meramal bahwa kapitalisme di mana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata.</p>
<p>Pada tahun 80an, setelah hancurnya Uni Soviet, banyak kalangan ideolog gerakan Islamisme yang meramal bahwa kapitalisme di mana Amerika menjadi simbol utamanya akan segera rontok. Dari reruntuhan dua “ideologi” dan kekuatan besar itu, mereka meramalkan (atau “wishful thinking”?) bahwa Islam akan tampil sebagai kekuatan baru yang menggantikan keduanya.</p>
<p><span id="more-366"></span>Apakah mimpi mereka itu sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda akan terwujud? Marilah kita tengok dunia sekitar. Yang paling gampang adalah dengan melihat event yang sekarang sedang digelar di Cina, yaitu Olimpiade Beijing 2008. Pembukaan Olimpiade di Beijing pada 8/8/08 yang lalu begitu megah sekali, seolah-olah negeri Cina hendak mendeklarasikan diri bahwa kami adalah kekuatan baru di panggung dunia. Apa yang dikatakan oleh negeri Cina itu bukan sekedar mimpi atau “wishful thinking”, tetapi kata-kata yang disokong dengan sebuah bukti nyata.</p>
<p>Sekarang kita lihat sendiri, kekuatan baru yang akan menjadi pesaing utama Amerika Serikat tampaknya bukan negeri-negeri Islam atau “Islam” secara umum. Pesaing baru itu datang dari dua negeri yang jauh dari tradisi Islam, yakni Cina dan India.</p>
<p>Fareed Zakaria menulis buku baru (yang tampaknya kurang terlalu sukses), “Post American World”, dunia paska-Amerika. Menurut dia, konstelasi kekuatan dunia saat ini pelan-pelan mulai memperlihatkan gejala baru, yaitu merosotnya peran Amerika, dan dari sanalah lahir dunia baru, dunia paska-Amerika. Tetapi, dunia baru ini bukan ditandai dengan merosotnya peran Amerika secara total, atau “the declining West”.</p>
<p>Yang terjadi adalah munculnya beberapa kekuatan baru dalam bidang-bidang tertentu atau “the emerging rest”. Dunia tidak lagi uni-polar, tetapi multipolar.</p>
<p>Visi dunia yang dibayangkan kalangan Islamis masih “old-fashioned”, alias kuno dan antik, yaitu dunia dengan kekuatan tunggal yang dominan di semua bidang. Kalangan Islamis bermimpi Islam atau “negeri Islam” memerankan kekuatan hegemonik seperti yang diperankan oleh Amerika sekarang. Dengan kata lain, dengan seluruh kebencian mereka terhadap Amerika, mereka sebetulnya “kesengsem” atau jatuh cinta pada peran yang dimainkan Amerika saat ini, dan karena itu mereka bermimpi suatu saat Islam akan menggantikan peran itu.</p>
<p>Saya kira, mimpi seperti itu menjadi tidak relevan dalam jangka panjang. Pertama, mimpi itu sendiri jelas “mimpi”, sebab hingga sekarang kita belum melihat tanda-tanda sedikitpun bahwa negeri-negeri Islam akan menjadi kekuatan baru, entah dalam bidang militer, teknologi, kebudayaan, apalagi ekonomi, terlebih-lebih olah-raga.</p>
<p>Hingga sekarang, negeri seperti Saudi Arabia masih bergelut dengan pertanyaan utama: bolehkah perempuan ikut olah-raga? Dalam Olimpiade Beijing saat ini, kontingen olah-raga Saudi Arabia sama sekali tak menyertakan perempuan. Alasannya jelas karena masalah agama: menurut Islam versi mereka, perempuan tak layak, atau tepatnya diharamkan ikut olah-raga.</p>
<p>Dalam bidang ekonomi, tak ada satu negeri Islampun yang bisa disebut sebagai kekuatan yang signifikan saat ini. Negeri-negeri Arab teluk seluruhnya menggantungkan pertumbuhan ekonominya pada sumber alam, yaitu minyak, bukan karena kerja keras penduduknya sendiri. Secara budaya, kita juga jarang melihat produk-produk budaya “populer” yang meng-global yang berasal dari dunia Islam. Dalam bidang sastra misalnya, karya-karya yang mampu menembus pasar dunia yang muncul dari luar tradisi kesusasteraan Barat umumnya berasal dari para penulis India.</p>
<p>Penulis Muslim yang mampu menembus pasar itu adalah Orhan Pamuk yang berasal dari Turki, negeri Muslim yang sekuler yang justru dibenci oleh kalangan Islamis di mana-mana.Dalam pandangan saya, visi dunia ke depan yang lebih masuk akal dan realistis adalah dunia yang multi-polar, dunia dengan sejumlah kekuatan yang menyebar. Hingga saat ini, Amerika masih menjadi kekuatan utama dalam hampir semua bidang. Tetapi, kekuatan-kekuatan baru mulai pelan-pelan muncul ke permukaan. Dalam jangka panjang, kekuatan-kekuatan baru yang lain tentu akan bermunculan. Setelah Cina dan India, mungkin akan muncul kekuatan-kekuatan lain dari kawasan Amerika Latin. Begitu seterusnya.</p>
<p>Dalam konstelasi dunia yang cenderung multi-polar itu, kita belum belihat negeri-negeri Islam muncul ke permukaan sebagai calon “kekuatan baru”. Jangankan menjadi calon kekuatan “tunggal”, bahkan kekuatan yang setara dengan Cina atau India sekarang pun tidak sama sekali. Oleh karena itu, ramalan kaum Islamis bahwa Islam akan menggantikan komunisme dan kapitalisme sebagai satu-satunya kekuatan baru di panggung dunia hanyalah mimpi yang mendekati “wishful thinking”.</p>
<p>Ada dua tantangan besar yang dihadapi oleh dunia Islam saat ini sebelum berharap menjadi kekuatan atau “kutub” baru dalam konstelasi kekuatan dunia. Pertama di sektor ekonomi. Pelajaran yang bisa kita ambil dari Cina dan India –keduanya saat ini berhasil menjadi contoh kesuksesan baru di bidang ekonomi– adalah keduanya berhasil mengintegrasikan diri dalam pasar global, merebut peluang-peluang baru di sana, tanpa kehilangan kemandirian sebagai suatu entitas politik yang memiliki kepentingan nasionalnya sendiri.</p>
<p>Saya belum melihat model Amerika Latin yang menempuh suatu eksperimen baru melalui apa yang disebut dengan “neo-sosialisme” –model yang beberapa hari lalu dipuji oleh harian Kompas itu– sebagai model yang “workable” dan masih terlalu dini untuk dinilai. Terus terang, saya skeptis dengan model Amerika Latin itu. Sebagaimana diperlihatkan oleh Venezuela melalui figur utamanya Hugo Chavez, model sosialisme (entah lama atau baru) selalu membutuhkan kekuatan negara yang besar untuk mengontrol arah kebijakan ekonomi yang dipaksa mengikuti jalur tertentu.</p>
<p>Dengan kata lain, dalam sosialisme (sekali lagi, entah lama atau baru) selalu ada kecenderungan kepada “planisme” atau peran negara yang besar sekali sebagai “perancang utama”. Kekuatan negara di sini secara empiris tentu diterjemahkan melalui kekuatan yang besar yang diberikan kepada kepala negara. Itulah yang menjelaskan kenapa tahun lalu Hugo Chavez meminta kekuasaan yang lebih besar melalui serangkaian amandemen atas konstitusi. Kekuatan negara yang besar semacam ini, sebagaimana kita ketahui dari pengalaman selama ini, akan berujung kepada hal yang sederhana: korupsi. Petuah lama dalam dunia politik berlaku di sini: power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely!</p>
<p>Contoh yang diperlihatkan oleh Cina dan India sekali lagi memperlihatkan bahwa kedua negara itu sukses sebagai kekuatan ekonomi bukan karena memerankan diri sebagai “trouble maker” dalam pergaulan ekonomi global. Mereka menjadi sahabat yang baik, membuka diri pada pasar global, merebut peluang di sana, seraya tak kehilangan independensi. Dengan kata lain, mereka sukses bukan dengan memusuhi pasar, tetapi justru mengintegrasikan diri di dalamnya. Model Cina dan India patut dipertimbangkan oleh negeri-negeri Islam.</p>
<p>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata. Jika Islam hendak maju, tiada cara lain kecuali bekerja keras seperti dua negeri tersebut, bukan bekerja keras untuk mendirikan sebuah “khilafah” yang tak jelas juntrungannya itu. Kesampingkan mimpi kalian itu, wahai kaum Islamis! Bangunlah, sebab negeri-negeri lain mencapai kemajuan bukan dengan mimpi semata, tetapi dengan kerja keras.</p>
<p>Tantangan kedua adalah di bidang politik. Dunia Islam cepat atau lambat harus membangun suatu sistem yang demokratis. Sistem otoriter yang sekarang ini ada di hampir semua negeri-negeri Islam menjadi batu sandungan yang amat serius yang merintangi gerak mereka untuk tampil kekuatan yang dipertimbangkan dalam dunia internasional.</p>
<p>Meskipun Cina sukses sebagai kekuatan ekonomi, saya masih menyimpan keragu-raguan, karena negeri itu masih diperintah oleh satu partai, dan karena itu sistem politik mereka masih berwatak otoriter.</p>
<p>Saya sendiri berpandangan bahwa kebebasan ekonomi tak bisa terus-menerus ditegakkan dalam sistem politik yang tak bebas. Kebebasan hanya bisa hidup dalam sebuah sistem politik yang bebas. Oleh karena itu, kapitalisme tidak bisa tidak kecuali hidup dalam sistem demokrasi. Sebab, keduanya mewakili ide dan cita-cita yang sama, yaitu kebebasan. Kapitalisme adalah lambang kebebasan ekonomi, sementara itu demokrasi adalah lambang kebebasan politik. Kedua kebebasan itu seharusnya dilengkapi dengan kebebasan lain di bidang ekpresi budaya. Itulah sebabnya ide tentang multikulturalisme menjadi sangat penting (meskipun ide ini di beberapa negeri Barat mendapat serangan hebat karena menimbulkan sikap-sikap “political correctness” yang cenderung relativis).</p>
<p>Dalam tesis saya, ketiga sistem itu saling sejalan dan “kongruen”. Oleh karena itu, kesuksesan ekonomi di Cina saat ini adalah model yang tak seimbang, karena kebebasan ekonomi tak disertai dengan kebebasan politik. Cepat atau lambat, kebebasan ekonomi yang sekarang diterapkan di tanah Cina akan membawa dampak yang tak terhindarkan, yaitu tuntutan untuk membuka kebebasan di sektor politik. Jika seseorang sudah terpenuhi kebutuhan dasarnya, sudah tentu daftar kebutuhan dia akan bertambah lagi, termasuk kebutuhan untuk memiliki kebebasan di sektor politik.</p>
<p>Seorang teman saya dari Malaysia beberapa tahun lalu bilang bahwa justru karena masyarakat sudah kenyang perutnya, mereka tidak peduli pada hal-hal yang lain; mereka justru menjadi apatis dan apolitis. Perkembangan politik di Malaysia sekarang, saya kira, menolak apa yang ia katakan itu. Setelah Malaysia secara relatif berhasil mencapai kemakmuran, masyarakat di sana mulai menuntut sistem politik yang lebih longgar.</p>
<p>Saya menunggu fase baru di Cina, yaitu geliat demokrasi yang tak bisa dihindarkan justru karena mereka sukses secara ekonomi. Sambil menunggu fase itu, negeri-negeri Islam tetaplah layak menengok Cina sebagai suatu model yang sukses di bidang ekonomi. Tentu bukan model yang ditiru mentah-mentah, tetapi model yang bisa menjadi bahan perbandingan.</p>
<p>Yang jelas, tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah kemiskinan. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi menjadi masalah utama yang harus mereka pecahkan. Meminjam istilah yang populer di Amerika, “It’s economy, stupid!”</p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>romadlon,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon &#124; Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[romadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/edisi-romadlon</guid>
		<description><![CDATA[Batasan Hukum dalam Bisnis MLM Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biaya marketing dipakai untuk bonus bagi orang yang memperoleh jaringan yang besar. Memang banyak alasan orang yang bergabung dalam bisnis MLM ini, di antaranya karena iming-iming bonus tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; color: #008080;">Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</span></p>
<p style="text-align: justify;">Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai <em>down line</em>, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biaya marketing dipakai untuk bonus bagi orang yang memperoleh jaringan yang besar. Memang banyak alasan orang yang bergabung dalam bisnis MLM ini, di antaranya karena iming-iming bonus tetapi ada juga yang memang karena motivasi ingin memiliki produknya.</p>
<p><span id="more-150"> </span><em>Bagaimana menurut hukum Islam tentang bisnis MLM ini?</em></p>
<p>Multi Level Marketing (MLM) adalah menjual/memasarkan langsung suatu produk baik berupa barang atau jasa kepada konsumen. Sehingga biaya distribusi barang sangat minim atau sampai ketitik nol. MLM juga menghilangkan biaya promosi karena distribusi dan promosi ditangani langsung oleh distributor dengan sistem berjenjang (pelevelan).</p>
<p><span id="more-363"></span>Dalam MLM ada unsur jasa, artinya seorang distributor menjualkan barang yang bukan miliknya dan ia mendapatkan upah dari prosentasi harga barang dan jika dapat menjual sesuai target dia mendapat bonus yang ditetapkan perusahaan.</p>
<p>MLM banyak sekali macamnya dan setiap perusahaan memiliki spesifikasi tersendiri. Sampai sekarang sudah ada sekitar 200 perusahaan yang mengatasnamakan dirinya menggunakan sistem MLM.</p>
<p>Kami akan memberi jawaban yang bersifat batasan-batasan umum sebagai panduan bagi umat Islam yang akan terlibat dalam bidang MLM.</p>
<p>Memang pada dasarnya segala bentuk mu’amalah atau transaksi hukumnya boleh (mubah) sehingga ada argumentasi yang mengharamkannya.</p>
<p>Allah SWT berfirman</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">????????? ?????? ????????? ????????? ???????</span>?</div>
<p style="text-align: justify;"><em>Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba</em>. (QS Al Baqarah: 275)</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">?????????????? ????? ??????? ???????????? ????? ???????????? ????? ???????? ??????????????</span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Tolong menolonglah atas kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong atas dosa dan permusuhan</em>. (QS Al Maidah: 2)</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda:</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">??????? ????????? ???? ???????</span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Perdagangan itu atas dasar sama-sama ridha</em>. (HR al-Baihaqi dan Ibnu Majah)</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">?????????????? ???? ???????????? </span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Umat Islam terikat dengan persyaratan mereka. </em>(HR Ahmad, Abu Dawud dan al-Hakim)</p>
<p>Berdasarkan penjelasan tersebut bisa disimpulkan sebagai berikut:</p>
<p>1.Pada dasarnya sistem MLM adalah muamalah atau <em>buyu’ </em>yang prinsip dasarnya boleh (mubah) selagi tidak ada unsur: – <em>Riba’</em> – <em>Ghoror</em> (penipuan) – <em>Dhoror</em> (merugikan atau mendhalimi fihak lain) – <em>Jahalah </em>(tidak transparan).</p>
<p>2.Ciri khas sistem MLM terdapat pada jaringannya, sehingga perlu diperhatikan segala sesuatu menyangkut jaringan tersebut: – Transparansi penentuan biaya untuk menjadi anggota dan alokasinya dapat dipertanggungjawabkan. Penetapan biaya pendaftaran anggota yang tinggi tanpa memperoleh kompensasi yang diperoleh anggota baru sesuai atau yang mendekati biaya tersebut adalah celah dimana perusahaan MLM mengambil sesuatu tanpa hak dam hukumnya haram.</p>
<p>- Transparansi peningkatan anggota pada setiap jenjang (level) dan kesempatan untuk berhasil pada setiap orang. Peningkatan posisi bagi setiap orang dalam profesi memang terdapat disetiap usaha. Sehingga peningkatan level dalam sistem MLM adalah suatu hal yang dibolehkan selagi dilakukan secara transparan, tidak menzhalimi fihak yang ada di bawah, setingkat maupun di atas.</p>
<p>- Hak dan kesempatan yang diperoleh sesuai dengan prestasi kerja anggota. Seorang anggota atau distributor biasanya mendapatkan untung dari penjualan yang dilakukan dirinya dan dilakukan <em>down line</em>-nya. Perolehan untung dari penjualan langsung yang dilakukan dirinya adalah sesuatu yang biasa dalam jual beli, adapun perolehan prosentase keuntungan diperolehnya disebabkan usaha down line-nya adalah sesuatu yang dibolehkan sesuai perjanjian yang disepakati bersama dan tidak terjadi kedholiman.</p>
<p>3. MLM adalah sarana untuk menjual produk (barang atau jasa), bukan sarana untuk mendapatkan uang tanpa ada produk atau produk hanya kamuflase. Sehingga yang terjadi adalah <em>money game </em>atau arisan berantai yang sama dengan judi dan hukumnya haram.</p>
<p>4. Produk yang ditawarkan jelas kehalalannya, karena anggota bukan hanya konsumen barang tersebut tetapi juga memasarkan kepada yang lainnya. Sehingga dia harus tahu status barang tersebut dan bertanggung-jawab kepada konsumen lainnya.</p>
<p>Demikan batasan-batasan ini barangkali dapat bermanfaat, khususnya dan bagi kaum muslimin Indonesia agar dapat menjadi salah satu jalan keluar dari krisis ekonomi. <em>Wallahua’lam bishshawab</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">dari nu</p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>hukum dalam bisnis,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Resmi Noordin M Top</title>
		<link>http://jauhdimata.com/pernyataan-resmi-noordin-m-top</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/pernyataan-resmi-noordin-m-top#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 08:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[ngawi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini jagat dunia perbloggeran (blogsphere) Indonesia diramaikan dengan munculnya blog yang mengatasnamakan TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA yang memuat Pernyataan Resmi Noordin M Top terkait BOM yang diledakkan di J.W Marriot dan Rizt Calrton. Disana ada 5 alasan yang dijadikan pegangan mengapa mereka melakukan peledakan di Hotel Rizt Calrton. Blog yang baru berumur 4 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Beberapa hari ini jagat dunia perbloggeran (blogsphere) Indonesia diramaikan dengan munculnya blog yang mengatasnamakan <strong>TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA</strong> yang memuat <strong>Pernyataan Resmi Noordin M Top</strong> terkait BOM yang diledakkan di <strong>J.W Marriot</strong> dan <strong>Rizt Calrton</strong>. Disana ada 5 alasan yang dijadikan pegangan mengapa mereka melakukan peledakan di Hotel <strong>Rizt Calrton</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">Blog yang baru berumur 4 hari ini sedemikian ramainya sehingga sudah ada 1076 orang (sampai tulisan ini saya dipoting) yang sudah memberikan komentar, di alexa.com sudah ada 430,891 Sites Linking In. oleh google sudah 3 index untuk blog tersebut.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="../files/2009/07/pernyataan-resmi-nurdin-m-top.png"><img src="../files/2009/07/pernyataan-resmi-nurdin-m-top.png" alt="Pernyataan Resmi Noordin M Top" width="450" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-283"></span>Yang menarik para pengunjung rata-rata hanya mencela dan misuhi perbuatan mereka. Dan saling ejek antar komentator. <img src="../wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" /> Saya sendiri tidak tahu apakah itu adalah <strong><a href="../pernyataan-resmi-noordin-m-top">Pernyataan Resmi Noordin M Top</a></strong>, atau cuman orang iseng yang memanfaatkan keadaan. Sehingga memunculkan dan menambah kebencian nonmuslim terhadap orang Islam. Seolah-olah Islam adalah agama yang <a href="../kami-tidak-takut">menakutkan</a>. Padahal tidak semua umat Islam senang dengan perlakuan <strong>noordin M Top</strong> dengan menghilangkan nyawa orang yang belum tentu memusui Islam.</p>
<p style="text-align: left;">Disini sengaja tidak saya cuplik dan tidak saya kasih link ke blog tersebut. Kalo saya lakukan itu berarti saya sama saja dengan si pembuat blog itu, yaitu menebar kebencian terhadap Islam. Apapun motif si-pembuat Blog tersebut, sengaja atau tidak sengaja, disadari atau tidak, sudah menambah sinisme terhadap Islam dan umat Islam. Siapun yang membuat dan menulis diblog tersebut adalah salah satu <span style="text-decoration: underline;"><em>orang yang menhancurkan Islam dengan kedok Islam</em></span>.</p>
<p style="text-align: left;">Terlepas benar-tidaknya <a href="../pernyataan-resmi-noordin-m-top">pernyataan tersebut</a> <strong>Pandji Pragiwaksono </strong>akan tetap bernyanyi <a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a>. halah weslah. Kemaren di TV Kapolri Sudah dapat mandat dari <a href="../launching-wwwsbypresidenkucom">Presiden</a> untuk melakukan operasi besar-besaran guna menangkap orang yang paling dicari itu. <strong>noordin M Top</strong>. Kita berdoa aja semoga itu bom terakhir yang diledakkan di Indonesia..!!</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/4-fakta-yang-membuat-kami-tidak-takut" title="4 Fakta Yang Membuat Kami Tidak Takut (malaysia)">4 Fakta Yang Membuat Kami Tidak Takut (malaysia)</a><br /><small>(Neruske tulisan sakdurunge) Bukan sok-sokan nulis hubungan Malaysia dan Indonesia, saya (Abid) sebagai Warga Negara Indonesia yang sudah lama tidak hormat pada merah putih merasa terpanggil. Harga di...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/bbm-turun-sedih-atau-senang" title="BBM Turun (sedih atau senang?)">BBM Turun (sedih atau senang?)</a><br /><small>Beberapa hari ini males banget, blogwalking, koment-koment, atau apapun yang berkaitan dengan dunia blgger, nggak tau kenapa? tapi begitu baca berita dari detik, waduh jadi senang sedih juga. Daripada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/kapan-terakhir-anda-hormat-pada-merah-putih" title="Kapan Terakhir Anda Hormat Pada Merah Putih?">Kapan Terakhir Anda Hormat Pada Merah Putih?</a><br /><small>Diskusi di LSI (Langgar Sawo Ijo) tadi siang berlangsung gayeng, tema yang dibicarakannya pun tak jauh dari isu kepemudaan (kan hari ini hari sumpah pemuda). Mulai dari isu pengangguran pemuda, isu pe...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/pernyataan-resmi-noordin-m-top/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

