<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JAUHDIMATA &#187; pemimpin</title>
	<atom:link href="http://jauhdimata.com/tag/pemimpin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jauhdimata.com</link>
	<description>Blogger Ngawi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 02:35:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Tonggak Telah Mati</title>
		<link>http://jauhdimata.com/tonggak-telah-mati</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/tonggak-telah-mati#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:52:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[mh iskan]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[penguasa]]></category>
		<category><![CDATA[Teater Persada]]></category>
		<category><![CDATA[tonggak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/tonggak-telah-mati</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tonggak&#8221; yang ditulis, dimainkan dan disutradarai oleh Mh Iskan malam ini cukup membuat saya enggan beranjak dari tempat. Jujur saya bahwa baru kali ini saya nonton yang namanya teater sampai selesai. Gaya dan cerita yang ditampilkan oleh aktor 70an ini benar-benar kaya akan makna. Meski berusia lebih dari 67tahun pemilik Teater Persada Ngawi ini cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">&#8220;<strong>Tonggak</strong>&#8221; yang ditulis, dimainkan dan disutradarai oleh <strong>Mh Iskan</strong> malam ini cukup membuat saya enggan beranjak dari tempat. Jujur saya bahwa baru kali ini saya nonton yang namanya teater sampai selesai. Gaya dan cerita yang ditampilkan oleh aktor 70an ini benar-benar kaya akan makna. Meski berusia lebih dari 67tahun pemilik <a href="http://kotangawi.com/kembalinya-sang-maestro/" target="_blank"><strong>Teater Persada Ngawi</strong></a> ini cukup enerjik berguling-guling memerankan tokoh tonggak.</p>
<p style="text-align: left;"><img style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" src="../files/2009/06/mh-iskan.jpg" alt="mh-iskan" width="450" height="94" /></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-331"></span>Diceritakan <span style="text-decoration: underline;">Tonggak</span> adalah seorang yang cerdik dan agak &#8220;<em>nyamin</em>&#8220;, meski tidak begitu pandai tapi dia berhasil untuk bisa hidup dan menang dalam kehidupannya. Meski tidak kuat namun dia tonggak berhasil mengalahkan kehidupan kejam. <a href="../tonggak-telah-mati">Tonggak</a> yang sederhana namun dia amanah, Tonggak yang miskin namun dia pemegang teguh kepercayaan.</p>
<p style="text-align: left;">Tokoh seperti pak Tonggak inilah yang didambakan oleh banyak rakyat kecil, yang layak jadi pemimpin negara, meskipun Tonggak hidup serba kurang namun tidak akan menjual pulau. Tonggak yang hidup pas-pasan namun tetap anti menggunakan kekuasaanya kepentingan pribadi. Tonggak yang selalu berusaha adil, tidak peduli istri (orang terkasih) kalo salah ya dihukum.</p>
<p style="text-align: left;">Tonggak yang &#8220;<strong>Cerdik</strong>&#8221; <em>(<a href="../peserta-kompetisi-ebeyeinfo-ada-yang-salah" target="_blank">tidak hanya cerdas</a>) </em>sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan seabrek persoalan dengan tanpa membuat persoalan baru. Tonggak yang &#8220;<a href="../pemimpin-dan-penguasa" target="_blank"><strong>Amanah</strong></a>&#8220;, karena saat ini <em>(diakui atau tidak)</em> kita krisis pemimpin yang amanah, sehingga dengan pimpinan tertinggi amanah akan mudah membuat pimpinan dibawahnya berlaku amanah juga.&#8221;<strong>Loyal</strong>&#8221; si-tonggak adalah <span style="text-decoration: underline;">tokoh yang loyal terhadap leluhur</span>, meski apapun yang terjadi tonggak tetap mempertahankan rumah yang menjadi warisan leluhurnya. Jangankan orang lain merebut rumah, melewati pintunya tonggak akan meledakkan orang itu.</p>
<p style="text-align: left;">Adakah <a href="../launching-wwwsbypresidenkucom" target="_blank">capres dari tiga kontestan</a> sekarang ini layaknya seperti si-Tonggak? niscaya dia akan menjadi tonggak reformasi, tonggak sejarah, tonggak kebangkitan,tonggak bangsa indonesia&#8230;</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tonggak</strong> yang akhirnya mati tertimpa balok kayu demi mempertahankan rumahnya namun dia <strong>mati </strong>dengan tersenyum, mati bahagia, <strong>mati khusnul khotimah</strong>, mati yang dinanti-nantikan.</p>
<p style="text-align: left;">Selain menampilkan monolog Teater Persada Ngawi oleh Mh. Iskan, Pentas teater yang diberi label <strong>Kembalinya Sang Maestro</strong> tadi malam juga didukung penampilan Teater MAN Ngawi, Teater MAN Paron, Teater <a href="../1000-murid-wali-murid-dan-guru-sman-2-ngawi" target="_blank">SMAN 2 Ngawi</a>, Teater SMK PGRI 1 Ngawi, Teater SMPN 2 Ngawi dan Teater Hardo Sayoko</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa" title="Pemimpin Dan Penguasa">Pemimpin Dan Penguasa</a><br /><small>Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau pemimpinnya. Meski demikian Rasulullah SAW pernah memberikan semacam isyarat ba...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/tonggak-telah-mati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemimpin Dan Penguasa</title>
		<link>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau pemimpinnya. Meski demikian Rasulullah SAW pernah memberikan semacam isyarat bahwa beliau memberikan kepercayaan kepada shahabat paling dekat beliau, yaitu Shahabat Abu Bakar Shiddiq r.a. Saat itu Rasulullah SAW meminta sayyidana Abu Bakar untuk meng-imam-i Sholat saat beliau sedang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau <strong>pemimpin</strong>nya. Meski demikian <strong>Rasulullah SAW</strong> pernah memberikan semacam isyarat bahwa beliau <strong>memberikan kepercayaan</strong> kepada shahabat paling dekat beliau, yaitu Shahabat Abu Bakar Shiddiq r.a. Saat itu Rasulullah SAW meminta sayyidana Abu Bakar untuk meng<em>-imam-</em>i Sholat saat beliau sedang sangat lelah.<span id="more-228"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sementara Sayyidina Abu Bakkar ra, ketika menjelang wafat beliau mengundang Sayyidina Umar bin Khatab untuk membicarakan siapa kelak penggantinya. Saat itu Sayidina umar menolak dengan berbagai alasan namun setelah mendengar 2 alasan mengapa Sayyidina Abu Bakar ra memilihnya pertama :“Melihat kondisi rakyat sekarang, <strong>pemimpin yang dapat dipercaya saja tidak cukup</strong>. Saya ingin tokoh yang akan memimpin setelah saya adalah <strong>orang yang dapat dipercaya dan kuat. al-Qawiyyul Amien</strong>.”</p>
<p style="text-align: left;">kedua : “Wahai Umar, dalam urusan kekuasaan ini ada <strong>dua orang yang celaka</strong>; pertama, orang yang ber<strong>ambisi</strong> <strong>menjadi penguasa</strong>, padahal dia tahu bahwa ada orang lain yang lebih pantas dan lebih mampu daripada dirinya. Kedua, orang yang menolak ketika <strong>diminta dan dipilih</strong>, padahal dia tahu dirinyalah yang paling <strong>pantas</strong> dan paling <strong>mampu</strong>; dia menolak semata-mata karena <strong>lari dari tanggungjawab</strong> dan enggan <strong>berkhidmah</strong> kepada umat.”</p>
<p style="text-align: left;">Dari dua sejarah tersebut dapat kita ambil pelajaran : <strong>pertama adala</strong> Bahwa sangat penting mencari penggati pemimpin yang seirama dengan pemimpin sebelumnya, artinya apa? ini berkaitan dengan Program-program yang sudah dikerjakan pemimpin sebelumnya bisa dilanjutkan oleh pemimpin periode berikutnya. Sehingga tidak ada masyarakat mengeluh : “<em>nek ganti mentri (pemimpin) pendidikan, buku pelajaran lan kurikulume mesti ganti</em>“, setiap ganti <strong>pemimpin</strong> kebijakan lama dianggap usang, sehingga dia bikin kebijakan baru. Sehingga banyak uang negara terbuang sia-sia karena program tidak dilanjutkan pemimpin sesudahnya. Hal demikian tidak hanya terjadi pada level pusat, namun juga sampai pada level-level pemeirintah paling rendah, RT misalnya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kedua Adalah</strong> : pelajaran tentang bagaimana beratnya menjadi pemimpin, kalau sayyidina Umar menolak menjadi pemimpin dengan berbagai alasan, beliau takut jika nanti bukan menjadi <strong>pemimpin</strong> tapi malah menjadi <strong>penguasa</strong>. Melihat keadaan sekarang, banyak orang yang (bahkan) meng<a href="../kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009" target="_blank"><strong>KAMPANYE</strong></a>kan diri untuk menjadi <strong>pemimpin</strong>. Bukan ratusan bahkan milyaran rupiah untuk mencapai hal itu, sunggu disayangkan. (maksude duwite)</p>
<p style="text-align: left;">Namun demikian, saya tetap percaya diantara sekian banyak calon pemimpin yang <a href="http://kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.kotangawi.com/2009/02/03/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/" target="_blank">meng<strong>KAMPANYE</strong>kan <strong>DIRI</strong></a> ada satu dua orang yang memang layak menjadi <strong>pemimpin</strong>. Dan semoga mereka diberikan kekuatan supaya mengguanakan amanat rakyat yang dipimpinnya, dan mari kita doakan semoga pemimpin ini tidak hanya jadi <strong>penguasa</strong>, tapi juga <strong>pemimpin yang baik</strong>. Amin.</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/kampanye-terbuka-dimulai" title="Kampanye Terbuka Dimulai">Kampanye Terbuka Dimulai</a><br /><small>Hari ini proses pesta demokrasi Idonesia dimulai. Hari ini di beberapa tempat dilanggsungkan Kampanye  terbuka oleh parpol peserta pemilu. Banyak yang menilai bahwa pesta demokrasi 2009 ini merupakan ...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

