<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JAUHDIMATA &#187; religi</title>
	<atom:link href="http://jauhdimata.com/tag/religi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jauhdimata.com</link>
	<description>Blogger Ngawi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 02:35:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Selamat Tinggal Ramadhan</title>
		<link>http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 20:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[download lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Fals]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Selamat Tinggal Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=1421</guid>
		<description><![CDATA[Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : &#8220;mengapa pergi? kami masih rindu&#8220;. Siapa yang tidak rindu ramadhan? lhawong bada bulan itu, Segala amal perbuatan baik dilipat gandakan pahalanya, pada 10 hari pertama ada rahmat yang berlimpah, 10 hari kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu <strong>Iwan Fals</strong> yang berjudul <a title="Selamat Tinggal Ramadhan" href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan/"><strong>Selamat Tinggal Ramadhan</strong></a>, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : &#8220;<em>mengapa pergi? kami masih rindu</em>&#8220;. Siapa yang tidak rindu ramadhan? lhawong bada bulan itu, Segala amal perbuatan baik dilipat gandakan pahalanya, pada <strong>10 hari pertama</strong> ada rahmat yang berlimpah, <strong>10 hari kedua</strong> penuh dengan ampunan, dan pada <strong>10 hari terakhir</strong> adalah hari pembebasan dari api neraka.</p>
<p><img src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/313906_242118512497622_100000984246204_723027_5227280_n.jpg" alt="Ramadhan" width="450" height="148" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1421"></span>Demikian sedikit dari banyak keistemawaan bulan suci <strong>ramadhan</strong> yang baru kemaren sore kita tinggalkan, langsung kita simak lirik lagu <strong>Selamat Tinggal Ramadhan</strong> karya <strong>Iwan Fals</strong> berikut :</p>
<p>Selamat tinggal ya Ramadhan<br />
Bulan suci bulan yang penuh berkah<br />
Bulan dimana kita kembali dilahirkan</p>
<p>Sebulan penuh kita berpuasa<br />
Menahan haus menahan lapar<br />
Menahan keinginan yang bagaikan kuda liar</p>
<p>Punguti pahala yang bertebaran<br />
Pintu maaf terbuka lebar<br />
Kini tertutup rapat sampai datang giliran</p>
<p>Oh ya Ramadhan kali ini<br />
Terasa cepat sekali<br />
Oh ya Ramadhan kali ini<br />
Sepi dan sedihnya sampai kedalam tulang<br />
Sepi dan sedihnya sampai kedalam tulang</p>
<p>DirahimMu ada ketenangan<br />
Hangat disini dihati ini<br />
Tapi mengapa pergi, kami masih rindu</p>
<p>Akhirnya sampai di hari kemenangan<br />
Hari dimana takbir membahana<br />
Hari dimana setan setan dibebaskan</p>
<p>Oh ya bayi bayi yang dilahirkan<br />
Akankah jadi santapan sang setan ?<br />
Oh ya hantu hantu bergentayangan<br />
Mencari jiwa yang dipenuhi dendam</p>
<p>Oh Tuhan tolonglah<br />
Lindungi kami dari kekhilafan<br />
Oh ya Tuhan tolonglah<br />
Ramadhan mengetuk hati<br />
Orang orang yang gila perang</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian lagu <strong>Iwan Fals</strong> yang berjudul <a title="Selamat Tinggal Ramadhan" href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan/"><strong>Selamat Tinggal Ramadhan</strong></a>, semoga kerinduan ini terobati dengan bertemu <strong>Ramadhan</strong> dimasa-masa yang akan datang. Ohya, tak lupa saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432H, MOHON MAAF LAHIR BATHIN. PERHATIAN&#8230;. jangan <strong>download lagu</strong> ini dari 4shared ataupun stafa ya&#8230;!! karena itu sama dengan pembajakan <img src='http://jauhdimata.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , mending beli CD asli, dijamin lebih jernih dan pasti halal.</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</title>
		<link>http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 03:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.wordpress.com/2008/03/12/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur/</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Kakinya patah dan harus diterapi di ruang fisioterapi di sebuah RS. Saya ingin ceritakan kejadian-kejadian yang mengerikan dan menyedihkan di ruang itu. Di sana saya lihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Kakinya patah dan harus diterapi di ruang fisioterapi di sebuah RS.<span id="more-133"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingin ceritakan kejadian-kejadian yang mengerikan dan menyedihkan di ruang itu. Di sana saya lihat orang yang sudah tua, sekitar 70-80 tahun, kepalanya gundul, dan sedang menjerit-jerit kesakitan. Tangannya menggapai-gapai ke belakang, sambil berteriak-teriak, “Aargh….”. Saya tanyakan ke perawat, ternyata dia barusan operasi otak. Kasihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dekat pintu ada seorang anak kecil yang sepertinya terbelakang. Jalannya tertatih-tatih sambil mulutnya terbuka mengeluarkan air liur. Dia berjalan dibantu tongkat, dan seorang perawat.</p>
<p style="text-align: justify;">Di ujung kamar terdapat seorang ibu tua yang gemuk. Dia duduk sendirian menatap langit-langit dengan kosong. Tangannya tergolek lemas di sisi, tak berdaya untuk menggerakkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada juga saya lihat anak muda seperti teman saya yang kakinya patah karena tabrakan. Karena ngebut dia tergolek dengan penuh luka.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak penderitaan menyedihkan di ruang itu. Cobalah sekali-kali anda datang ke tempat fisioterapi dirumah sakit besar. Duduk mengamati kira-kira setengah jam saja. Kalau misalkan ditanya bilang saja, menunggu teman yang akan datang di sini.</p>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan dan amati. Mungkin saja akan melihat seorang yang harus berusaha keras susah payah hanya sekedar untuk turun dari tempat tidur. Atau seorang pria dewasa yang harus berjalan dengan kursi roda. Padahal kelihatan gagah dan sehat tanpa luka berarti.</p>
<p style="text-align: justify;">Lakukanlah sesuatu yang berbeda dengan biasanya. Sesuatu yang baru. Jangan sekedar melakukan rutinitas kerja senin &#8211; jumat seperti biasa. Datanglah ke tempat yatim piatu, ke kuburan, ke unit gawat darurat rumah sakit. Atau tempat pengungsian, tempat-tempat yang kotor seperti tempat pembuahan sampah, dimana terlihat orang mengais-ngais sampah untuk sumber penghidupannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda melihat kesedihan, kita akan rasakan betapa bahagianya kita dalam hidup ini. Betapa kita harus bersyukur terhadap apa yang telah dikaruniakan kepada kita. Anda akan merasa tidak pantas untuk tidak berbahagia, stress, mengeluh kebanyakan pekerjaan atau penghasilan yang tidak cukup.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga hal-hal kecil hasil pengalaman ini mencerahi anda sehingga anda dapat lebih mensyukuri kehidupan yang sudah berlimpah ini.</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa untuk Bangsa</title>
		<link>http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 05:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ngawi]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Doa untuk Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[kampung manusia]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=1018</guid>
		<description><![CDATA[Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010. BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM Ya Allah lapangkanlah dadaku, mudahkanlah seluruh urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku (QS. Thoha 25-28) Ya Allah, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan keluargaku, maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Doa ini dibaca saat acara <strong>Doa Untuk Bangsa</strong> yang diadakan oleh <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=131680026861087" target="_blank">Kampung Manusia</a>, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.</p>
<p><img src="http://jauhdimata.com/wp-content/uploads/2009/10/merah-putih.jpg" alt="Doa untuk bangsa" /></p>
<p><em>BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM</em></p>
<p>Ya  Allah lapangkanlah dadaku, mudahkanlah seluruh urusanku, dan  lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku (QS.  Thoha 25-28)<span id="more-1018"></span></p>
<p>Ya Allah, aku tidak menguasai  kecuali diriku sendiri dan keluargaku, maka pisahkanlah kami dari  ‘orang-orang fasik’ (QS, Al-Maidah:25)</p>
<ul>
<li><em>Yang  mengajarkan kejujuran tetapi menipu</em></li>
<li><em>Yang meminta  solidaritas tetapi berkhianat</em></li>
<li><em>Yang mengaku beragama  tetapi bertindak kuffar</em></li>
</ul>
<p>Ya Allah,  janganlah Engkau jadikan kami bersekutu dengan orang-orang dzalim ( QS,  Al-Mu’minun :93)</p>
<ul>
<li><em>Yang mengajak bekerjasama menutupi  kebenaran</em></li>
<li><em>Memutar-balikkan fakta dengan cara menyuap para  penulis berita</em></li>
<li><em>Dan membeli palu hakim untuk membebaskan  yang bersalah</em></li>
</ul>
<p>Ya Allah, aku  berlindung dari bisikan-bisikan setan dan aku berlindung dari kedatangan  mereka (QS. Al-Mu’minun:97-98)</p>
<ul>
<li><em>yang mengajak  korupsi(Mengambil hak rakyat tanpa bekerja), menyuap ,dan menyukai money  politik </em></li>
</ul>
<p>Ya Allah, hindarkanlah aku  dari adzab yang kau timpakan atas kaum pengrusak itu (QS.Al Ankabut:  30)</p>
<p>Ya Allah, Selamatkanlah aku dari  Fir’aun Beserta    para pendukungnya yang dzalim (Qs. At-tahrim:11)</p>
<ul>
<li><em>Pemimpin dan penguasa jahat </em></li>
<li><em>Yang serakah dan  ingin berkuasa selama-lamanya</em></li>
<li><em>Yang mencelakai para  pejuang keadilan</em></li>
<li><em>Dan terus-menerus meneror rakyatnya</em></li>
<li><em>Yang dibiayai  pemimpinnya untuk melakukan kekejian</em><em> </em><em>menghasut, memfitnah, menganiaya bahkan membunuh hamba-hambaMu yang lemah</em><em> </em></li>
</ul>
<p>Ya Allah, berilah kami keputusan antara kami dan kaum kami dengan haq karena Engkaulah pemberi keputusan yang terbaik. (QS, Al A,raf: 89)</p>
<ul>
<li><em>Dengan Hidayah</em></li>
<li><em>Dengan ampunan</em></li>
<li><em>Dengan peringatan</em></li>
<li><em>Atau dengan apapun sekiranya itu jalan yang terbaik</em></li>
</ul>
<p>Ya Allah, jangan jadikan aku tangan-tangan orang jahat sehingga hatiku terikat kepadanya (HR. Ad-Dailami)</p>
<ul>
<li><em>Yakni pendukung para koruptor</em></li>
<li><em>Pendukung nepotisme buta</em></li>
<li><em>Yang hanya mewariskan kekuasaan pada anak,istri dan kerabat sendiri</em></li>
<li><em>Tanpa mewariskan aqidah dan akhlaq yang baik. </em></li>
</ul>
<p>Ya Allah perlihatkan kepada kami bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah  (HR.Ahmad)</p>
<p>Agar kami tak mudah ditipu-tipu lagi</p>
<p>Tak mudah terbuai janji-janji</p>
<p>Tak gampang terpesona   pencitraan palsu para  politisi busuk!</p>
<p>Ya Allah,</p>
<ul>
<li><em>Jauhkanlah kami dari hati yang tidak khusyu’</em></li>
<li><em>Dari nafsu yang tak pernah kenyang</em></li>
<li><em>Dari ilmu yang tidak bermanfaat</em></li>
<li><em>Dari doa yang tidak mustajab (HR.Muslim, Abu dawud, Nasa’I dan Tirmidzi)</em></li>
<li><em>Termasuk doa majelis-majelis taklim yang menyantuni pejabat penindas  ummat</em></li>
</ul>
<p><strong><em>Amin Amin Amin Ya Robbal ‘Alamin&#8230;</em></strong></p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>DOA UNTUK BANGSA,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/paguyuban-kampung-manusia" title="Paguyuban Kampung Manusia">Paguyuban Kampung Manusia</a><br /><small>
Pesan facebook berantai dari NgawiTi yang mengatas-namakan Paguyuban Kampung Manusia dan Dhalang Poer yang datang hari ini rasanya agak janggal dan aneh, karena semua pesan diKotak masuk selama tiga...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/kami-tidak-takut" title="Kami Tidak Takut">Kami Tidak Takut</a><br /><small>Acara Metro TV yang bertajuk KAMI TIDAK TAKUT awalnya tidak menarik bagi saya,  Justru yang membuat saya nonton adalah bintang tamu yang hadir adalah SLANK. Acara  dibuka dengan penampilan SLANK memba...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/pak-de-nakal-ala-8-ball-dan-ngapz" title="Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;">Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;</a><br /><small>Habis sahur iseng nyari gambar-gambar sangar, gak sengaja nemu website Kabupaten Buol (http://www.buolkab.go.id), yang lagi kena deface. (kurang kerjaan bener yang lakuin itu) yang menarik bukan hasil...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon 3</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 12:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3</guid>
		<description><![CDATA[PUASA dan TAQWA Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah. Sebagai hamba Allah SWT yang telah berikrar, sebenarnya apa pun perintah-Nya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?. Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzhzhan, berbaik sangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PUASA dan TAQWA </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai hamba Allah SWT yang telah berikrar, sebenarnya apa pun perintah-Nya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?. Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzhzhan, berbaik sangka kepada-Nya. Allah SWT memerintahkan atau melarang sesuatu, pastilah untuk kepentingan kita. K</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-418"></span>arena Allah SWT Maha Kaya, tidak memiliki kepentingan apa pun. Ia mulia bukan karena dimuliakan, agung bukan karena diagungkan, berwibawa bukan karena ditunduki. Sejak semula, Ia sudah Maha Mulia, sudah Maha Agung, sudah Maha Kaya, sudah Maha Berwibawa</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau kemudian Ia menjelaskan pentingnya melaksanakan perintah-Nya atau menjauhi larangan-Nya, semata-mata karena Ia tahu watak kita yang suka mempertanyakan, yang selalu menonjolkan kepentingan sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, sebelum kita mempertanyakan mengapa kita diperintahkan berpuasa, misalnya, Allah SWT telah berfirman:</p>
<p style="text-align: justify;">??? ???????? ????????? ??????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????? ????????? ???? ?????????? ??????????? ??????????</p>
<p style="text-align: justify;">(QS. Al-Baqarah: 183) &#8220;Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akherat, kuncinya adalah ketakwaan kepada-Nya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolongan-Nya, penjagaan-Nya, pengampunan-Nya, cinta-Nya, limpahan rejeki-Nya, pematutan amal dan penerimaan-Nya terhadapnya, hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya. (Baca misalnya, Q.3: 76, 120, 133, 186; Q.5:27; Q. 16: 128; Q. 19: 72; Q. 39: 61; Q. 65: 2-3; Q. 33: 70-71; Q. 49: 13).</p>
<p style="text-align: justify;">Nah puasa, sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam ayat 183 al-Baqarah di atas, merupakan sarana kita untuk mencapai ketakwaan yang berarti pada gilirannya meraih kebahagian di dunia dan akherat..</p>
<p style="text-align: justify;">Takwa sendiri lebih sering diucapkan ketimbang diterangkan. Ini barangkali karena banyaknya definisi. Intinya-sejalan dengan maknanya secara bahasa-ialah penjagaan diri. Penjagaan diri dari apa? Ada yang mengatakan penjagaan diri dari hukuman Allah dengan cara mentaati-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan melanggar larangan-larangan-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari melakukan hal-hal yang menjauhkan dari Allah. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai mengikuti hawa nafsu dan tergoda setan. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai tidak mengikuti jejak Rasulullah SAW. Dan masih banyak lagi pendapat yang jika kita cermati, semuanya berujung pada satu makna. Perbedaannya hanya pada ungkapan tentang dari apa kita mesti menjaga diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang mukmin yang menjaga dirinya terhadap seretan hawa nafsunya dan atau godaan setan, berarti dia menjaga diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan dari melakukan hal-hal yang dilarang-Nya; berarti, dia menjaga diri agar tetap mengikuti jejak Rasullah SAW; berarti menjaga diri dari hukuman Allah dan dijauhkan dari-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibarat berjalan di ladang ranjau, orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat mencelakakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Puasa, seperti diketahui, bukanlah sekedar menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum. Seandainya sekedar menahan diri dari makan dan minum pun sudah merupakan latihan untuk dapat menguasai dan menjaga diri karena Allah. Dalam puasa, melakukan dan tidak melakukan sesuatu karena Allah secara nalar jauh lebih mudah. Orang yang berpuasa karena orang, misalnya, bisa saja makan atau minum di siang hari secara sembunyi-sembunyi. Makan makanannya sendiri, minum minumannya sendiri, apa susahnya? Tapi untuk apa? Karena Allah-lah yang membuat orang mukmin bersedia menahan lapar, tidak makan makanannya sendiri, menahan haus, tidak minum minumannya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Allah ini tentu saja hanya bisa disikapi oleh mereka yang iman kepada Allah. Dan seukur tebal-tipis, besar-kecil, atau kuat-ringkihnya iman itulah, ketulusan orang yang melakukan atau tidak melakukan sesuatu karena Allah. Di dalam puasa, orang mukmin digembleng untuk menjadi mukmin yang kuat yang dapat menguasai dan menjaga diri. Mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya, merupakan singgasana Allah, sehingga tidak mudah dibuat tergiur oleh iming-iming sesaat seperti hewan, tidak terjerumus berperilaku buas dan serakah seperti binatang. Mukmin sejati, mukmin yang bertakwa kepada Allah. Bukan pengaku mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya merupakan tempat mendekam hewan dan binatang buas, sehingga makan pun tidak peduli makan makanannya sendiri atau milik orang lain dan menunjukkan kehebatannya dengan menerkam kesana-kemari. Na&#8217;udzu billah min dzalik.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudah-mudahan Allah menolong dan membantu kita dalam berpuasa serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">gus mus</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon &#124; Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[romadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata. Pada tahun 80an, setelah hancurnya Uni Soviet, banyak kalangan ideolog gerakan Islamisme yang meramal bahwa kapitalisme di mana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata.</p>
<p>Pada tahun 80an, setelah hancurnya Uni Soviet, banyak kalangan ideolog gerakan Islamisme yang meramal bahwa kapitalisme di mana Amerika menjadi simbol utamanya akan segera rontok. Dari reruntuhan dua “ideologi” dan kekuatan besar itu, mereka meramalkan (atau “wishful thinking”?) bahwa Islam akan tampil sebagai kekuatan baru yang menggantikan keduanya.</p>
<p><span id="more-366"></span>Apakah mimpi mereka itu sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda akan terwujud? Marilah kita tengok dunia sekitar. Yang paling gampang adalah dengan melihat event yang sekarang sedang digelar di Cina, yaitu Olimpiade Beijing 2008. Pembukaan Olimpiade di Beijing pada 8/8/08 yang lalu begitu megah sekali, seolah-olah negeri Cina hendak mendeklarasikan diri bahwa kami adalah kekuatan baru di panggung dunia. Apa yang dikatakan oleh negeri Cina itu bukan sekedar mimpi atau “wishful thinking”, tetapi kata-kata yang disokong dengan sebuah bukti nyata.</p>
<p>Sekarang kita lihat sendiri, kekuatan baru yang akan menjadi pesaing utama Amerika Serikat tampaknya bukan negeri-negeri Islam atau “Islam” secara umum. Pesaing baru itu datang dari dua negeri yang jauh dari tradisi Islam, yakni Cina dan India.</p>
<p>Fareed Zakaria menulis buku baru (yang tampaknya kurang terlalu sukses), “Post American World”, dunia paska-Amerika. Menurut dia, konstelasi kekuatan dunia saat ini pelan-pelan mulai memperlihatkan gejala baru, yaitu merosotnya peran Amerika, dan dari sanalah lahir dunia baru, dunia paska-Amerika. Tetapi, dunia baru ini bukan ditandai dengan merosotnya peran Amerika secara total, atau “the declining West”.</p>
<p>Yang terjadi adalah munculnya beberapa kekuatan baru dalam bidang-bidang tertentu atau “the emerging rest”. Dunia tidak lagi uni-polar, tetapi multipolar.</p>
<p>Visi dunia yang dibayangkan kalangan Islamis masih “old-fashioned”, alias kuno dan antik, yaitu dunia dengan kekuatan tunggal yang dominan di semua bidang. Kalangan Islamis bermimpi Islam atau “negeri Islam” memerankan kekuatan hegemonik seperti yang diperankan oleh Amerika sekarang. Dengan kata lain, dengan seluruh kebencian mereka terhadap Amerika, mereka sebetulnya “kesengsem” atau jatuh cinta pada peran yang dimainkan Amerika saat ini, dan karena itu mereka bermimpi suatu saat Islam akan menggantikan peran itu.</p>
<p>Saya kira, mimpi seperti itu menjadi tidak relevan dalam jangka panjang. Pertama, mimpi itu sendiri jelas “mimpi”, sebab hingga sekarang kita belum melihat tanda-tanda sedikitpun bahwa negeri-negeri Islam akan menjadi kekuatan baru, entah dalam bidang militer, teknologi, kebudayaan, apalagi ekonomi, terlebih-lebih olah-raga.</p>
<p>Hingga sekarang, negeri seperti Saudi Arabia masih bergelut dengan pertanyaan utama: bolehkah perempuan ikut olah-raga? Dalam Olimpiade Beijing saat ini, kontingen olah-raga Saudi Arabia sama sekali tak menyertakan perempuan. Alasannya jelas karena masalah agama: menurut Islam versi mereka, perempuan tak layak, atau tepatnya diharamkan ikut olah-raga.</p>
<p>Dalam bidang ekonomi, tak ada satu negeri Islampun yang bisa disebut sebagai kekuatan yang signifikan saat ini. Negeri-negeri Arab teluk seluruhnya menggantungkan pertumbuhan ekonominya pada sumber alam, yaitu minyak, bukan karena kerja keras penduduknya sendiri. Secara budaya, kita juga jarang melihat produk-produk budaya “populer” yang meng-global yang berasal dari dunia Islam. Dalam bidang sastra misalnya, karya-karya yang mampu menembus pasar dunia yang muncul dari luar tradisi kesusasteraan Barat umumnya berasal dari para penulis India.</p>
<p>Penulis Muslim yang mampu menembus pasar itu adalah Orhan Pamuk yang berasal dari Turki, negeri Muslim yang sekuler yang justru dibenci oleh kalangan Islamis di mana-mana.Dalam pandangan saya, visi dunia ke depan yang lebih masuk akal dan realistis adalah dunia yang multi-polar, dunia dengan sejumlah kekuatan yang menyebar. Hingga saat ini, Amerika masih menjadi kekuatan utama dalam hampir semua bidang. Tetapi, kekuatan-kekuatan baru mulai pelan-pelan muncul ke permukaan. Dalam jangka panjang, kekuatan-kekuatan baru yang lain tentu akan bermunculan. Setelah Cina dan India, mungkin akan muncul kekuatan-kekuatan lain dari kawasan Amerika Latin. Begitu seterusnya.</p>
<p>Dalam konstelasi dunia yang cenderung multi-polar itu, kita belum belihat negeri-negeri Islam muncul ke permukaan sebagai calon “kekuatan baru”. Jangankan menjadi calon kekuatan “tunggal”, bahkan kekuatan yang setara dengan Cina atau India sekarang pun tidak sama sekali. Oleh karena itu, ramalan kaum Islamis bahwa Islam akan menggantikan komunisme dan kapitalisme sebagai satu-satunya kekuatan baru di panggung dunia hanyalah mimpi yang mendekati “wishful thinking”.</p>
<p>Ada dua tantangan besar yang dihadapi oleh dunia Islam saat ini sebelum berharap menjadi kekuatan atau “kutub” baru dalam konstelasi kekuatan dunia. Pertama di sektor ekonomi. Pelajaran yang bisa kita ambil dari Cina dan India –keduanya saat ini berhasil menjadi contoh kesuksesan baru di bidang ekonomi– adalah keduanya berhasil mengintegrasikan diri dalam pasar global, merebut peluang-peluang baru di sana, tanpa kehilangan kemandirian sebagai suatu entitas politik yang memiliki kepentingan nasionalnya sendiri.</p>
<p>Saya belum melihat model Amerika Latin yang menempuh suatu eksperimen baru melalui apa yang disebut dengan “neo-sosialisme” –model yang beberapa hari lalu dipuji oleh harian Kompas itu– sebagai model yang “workable” dan masih terlalu dini untuk dinilai. Terus terang, saya skeptis dengan model Amerika Latin itu. Sebagaimana diperlihatkan oleh Venezuela melalui figur utamanya Hugo Chavez, model sosialisme (entah lama atau baru) selalu membutuhkan kekuatan negara yang besar untuk mengontrol arah kebijakan ekonomi yang dipaksa mengikuti jalur tertentu.</p>
<p>Dengan kata lain, dalam sosialisme (sekali lagi, entah lama atau baru) selalu ada kecenderungan kepada “planisme” atau peran negara yang besar sekali sebagai “perancang utama”. Kekuatan negara di sini secara empiris tentu diterjemahkan melalui kekuatan yang besar yang diberikan kepada kepala negara. Itulah yang menjelaskan kenapa tahun lalu Hugo Chavez meminta kekuasaan yang lebih besar melalui serangkaian amandemen atas konstitusi. Kekuatan negara yang besar semacam ini, sebagaimana kita ketahui dari pengalaman selama ini, akan berujung kepada hal yang sederhana: korupsi. Petuah lama dalam dunia politik berlaku di sini: power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely!</p>
<p>Contoh yang diperlihatkan oleh Cina dan India sekali lagi memperlihatkan bahwa kedua negara itu sukses sebagai kekuatan ekonomi bukan karena memerankan diri sebagai “trouble maker” dalam pergaulan ekonomi global. Mereka menjadi sahabat yang baik, membuka diri pada pasar global, merebut peluang di sana, seraya tak kehilangan independensi. Dengan kata lain, mereka sukses bukan dengan memusuhi pasar, tetapi justru mengintegrasikan diri di dalamnya. Model Cina dan India patut dipertimbangkan oleh negeri-negeri Islam.</p>
<p>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut peluang dalam pasar global, bukan mengumbar retorika semata. Jika Islam hendak maju, tiada cara lain kecuali bekerja keras seperti dua negeri tersebut, bukan bekerja keras untuk mendirikan sebuah “khilafah” yang tak jelas juntrungannya itu. Kesampingkan mimpi kalian itu, wahai kaum Islamis! Bangunlah, sebab negeri-negeri lain mencapai kemajuan bukan dengan mimpi semata, tetapi dengan kerja keras.</p>
<p>Tantangan kedua adalah di bidang politik. Dunia Islam cepat atau lambat harus membangun suatu sistem yang demokratis. Sistem otoriter yang sekarang ini ada di hampir semua negeri-negeri Islam menjadi batu sandungan yang amat serius yang merintangi gerak mereka untuk tampil kekuatan yang dipertimbangkan dalam dunia internasional.</p>
<p>Meskipun Cina sukses sebagai kekuatan ekonomi, saya masih menyimpan keragu-raguan, karena negeri itu masih diperintah oleh satu partai, dan karena itu sistem politik mereka masih berwatak otoriter.</p>
<p>Saya sendiri berpandangan bahwa kebebasan ekonomi tak bisa terus-menerus ditegakkan dalam sistem politik yang tak bebas. Kebebasan hanya bisa hidup dalam sebuah sistem politik yang bebas. Oleh karena itu, kapitalisme tidak bisa tidak kecuali hidup dalam sistem demokrasi. Sebab, keduanya mewakili ide dan cita-cita yang sama, yaitu kebebasan. Kapitalisme adalah lambang kebebasan ekonomi, sementara itu demokrasi adalah lambang kebebasan politik. Kedua kebebasan itu seharusnya dilengkapi dengan kebebasan lain di bidang ekpresi budaya. Itulah sebabnya ide tentang multikulturalisme menjadi sangat penting (meskipun ide ini di beberapa negeri Barat mendapat serangan hebat karena menimbulkan sikap-sikap “political correctness” yang cenderung relativis).</p>
<p>Dalam tesis saya, ketiga sistem itu saling sejalan dan “kongruen”. Oleh karena itu, kesuksesan ekonomi di Cina saat ini adalah model yang tak seimbang, karena kebebasan ekonomi tak disertai dengan kebebasan politik. Cepat atau lambat, kebebasan ekonomi yang sekarang diterapkan di tanah Cina akan membawa dampak yang tak terhindarkan, yaitu tuntutan untuk membuka kebebasan di sektor politik. Jika seseorang sudah terpenuhi kebutuhan dasarnya, sudah tentu daftar kebutuhan dia akan bertambah lagi, termasuk kebutuhan untuk memiliki kebebasan di sektor politik.</p>
<p>Seorang teman saya dari Malaysia beberapa tahun lalu bilang bahwa justru karena masyarakat sudah kenyang perutnya, mereka tidak peduli pada hal-hal yang lain; mereka justru menjadi apatis dan apolitis. Perkembangan politik di Malaysia sekarang, saya kira, menolak apa yang ia katakan itu. Setelah Malaysia secara relatif berhasil mencapai kemakmuran, masyarakat di sana mulai menuntut sistem politik yang lebih longgar.</p>
<p>Saya menunggu fase baru di Cina, yaitu geliat demokrasi yang tak bisa dihindarkan justru karena mereka sukses secara ekonomi. Sambil menunggu fase itu, negeri-negeri Islam tetaplah layak menengok Cina sebagai suatu model yang sukses di bidang ekonomi. Tentu bukan model yang ditiru mentah-mentah, tetapi model yang bisa menjadi bahan perbandingan.</p>
<p>Yang jelas, tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah kemiskinan. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi menjadi masalah utama yang harus mereka pecahkan. Meminjam istilah yang populer di Amerika, “It’s economy, stupid!”</p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>romadlon,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon" title="Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM">Edisi Romadlon | Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</a><br /><small>Batasan Hukum dalam Bisnis MLM
Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biay...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Romadlon &#124; Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</title>
		<link>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[romadlon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/edisi-romadlon</guid>
		<description><![CDATA[Batasan Hukum dalam Bisnis MLM Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai down line, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biaya marketing dipakai untuk bonus bagi orang yang memperoleh jaringan yang besar. Memang banyak alasan orang yang bergabung dalam bisnis MLM ini, di antaranya karena iming-iming bonus tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; color: #008080;">Batasan Hukum dalam Bisnis MLM</span></p>
<p style="text-align: justify;">Multi Level Marketing (MLM) adalah model pemasaran yang menggunakan mata rantai <em>down line</em>, dimana pihak produsen dapat mengurangi biaya marketing sehingga sebagian biaya marketing dipakai untuk bonus bagi orang yang memperoleh jaringan yang besar. Memang banyak alasan orang yang bergabung dalam bisnis MLM ini, di antaranya karena iming-iming bonus tetapi ada juga yang memang karena motivasi ingin memiliki produknya.</p>
<p><span id="more-150"> </span><em>Bagaimana menurut hukum Islam tentang bisnis MLM ini?</em></p>
<p>Multi Level Marketing (MLM) adalah menjual/memasarkan langsung suatu produk baik berupa barang atau jasa kepada konsumen. Sehingga biaya distribusi barang sangat minim atau sampai ketitik nol. MLM juga menghilangkan biaya promosi karena distribusi dan promosi ditangani langsung oleh distributor dengan sistem berjenjang (pelevelan).</p>
<p><span id="more-363"></span>Dalam MLM ada unsur jasa, artinya seorang distributor menjualkan barang yang bukan miliknya dan ia mendapatkan upah dari prosentasi harga barang dan jika dapat menjual sesuai target dia mendapat bonus yang ditetapkan perusahaan.</p>
<p>MLM banyak sekali macamnya dan setiap perusahaan memiliki spesifikasi tersendiri. Sampai sekarang sudah ada sekitar 200 perusahaan yang mengatasnamakan dirinya menggunakan sistem MLM.</p>
<p>Kami akan memberi jawaban yang bersifat batasan-batasan umum sebagai panduan bagi umat Islam yang akan terlibat dalam bidang MLM.</p>
<p>Memang pada dasarnya segala bentuk mu’amalah atau transaksi hukumnya boleh (mubah) sehingga ada argumentasi yang mengharamkannya.</p>
<p>Allah SWT berfirman</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">????????? ?????? ????????? ????????? ???????</span>?</div>
<p style="text-align: justify;"><em>Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba</em>. (QS Al Baqarah: 275)</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">?????????????? ????? ??????? ???????????? ????? ???????????? ????? ???????? ??????????????</span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Tolong menolonglah atas kebaikan dan taqwa dan jangan tolong menolong atas dosa dan permusuhan</em>. (QS Al Maidah: 2)</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda:</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">??????? ????????? ???? ???????</span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Perdagangan itu atas dasar sama-sama ridha</em>. (HR al-Baihaqi dan Ibnu Majah)</p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-size: medium;">?????????????? ???? ???????????? </span></div>
<p style="text-align: justify;"><em>Umat Islam terikat dengan persyaratan mereka. </em>(HR Ahmad, Abu Dawud dan al-Hakim)</p>
<p>Berdasarkan penjelasan tersebut bisa disimpulkan sebagai berikut:</p>
<p>1.Pada dasarnya sistem MLM adalah muamalah atau <em>buyu’ </em>yang prinsip dasarnya boleh (mubah) selagi tidak ada unsur: – <em>Riba’</em> – <em>Ghoror</em> (penipuan) – <em>Dhoror</em> (merugikan atau mendhalimi fihak lain) – <em>Jahalah </em>(tidak transparan).</p>
<p>2.Ciri khas sistem MLM terdapat pada jaringannya, sehingga perlu diperhatikan segala sesuatu menyangkut jaringan tersebut: – Transparansi penentuan biaya untuk menjadi anggota dan alokasinya dapat dipertanggungjawabkan. Penetapan biaya pendaftaran anggota yang tinggi tanpa memperoleh kompensasi yang diperoleh anggota baru sesuai atau yang mendekati biaya tersebut adalah celah dimana perusahaan MLM mengambil sesuatu tanpa hak dam hukumnya haram.</p>
<p>- Transparansi peningkatan anggota pada setiap jenjang (level) dan kesempatan untuk berhasil pada setiap orang. Peningkatan posisi bagi setiap orang dalam profesi memang terdapat disetiap usaha. Sehingga peningkatan level dalam sistem MLM adalah suatu hal yang dibolehkan selagi dilakukan secara transparan, tidak menzhalimi fihak yang ada di bawah, setingkat maupun di atas.</p>
<p>- Hak dan kesempatan yang diperoleh sesuai dengan prestasi kerja anggota. Seorang anggota atau distributor biasanya mendapatkan untung dari penjualan yang dilakukan dirinya dan dilakukan <em>down line</em>-nya. Perolehan untung dari penjualan langsung yang dilakukan dirinya adalah sesuatu yang biasa dalam jual beli, adapun perolehan prosentase keuntungan diperolehnya disebabkan usaha down line-nya adalah sesuatu yang dibolehkan sesuai perjanjian yang disepakati bersama dan tidak terjadi kedholiman.</p>
<p>3. MLM adalah sarana untuk menjual produk (barang atau jasa), bukan sarana untuk mendapatkan uang tanpa ada produk atau produk hanya kamuflase. Sehingga yang terjadi adalah <em>money game </em>atau arisan berantai yang sama dengan judi dan hukumnya haram.</p>
<p>4. Produk yang ditawarkan jelas kehalalannya, karena anggota bukan hanya konsumen barang tersebut tetapi juga memasarkan kepada yang lainnya. Sehingga dia harus tahu status barang tersebut dan bertanggung-jawab kepada konsumen lainnya.</p>
<p>Demikan batasan-batasan ini barangkali dapat bermanfaat, khususnya dan bagi kaum muslimin Indonesia agar dapat menjadi salah satu jalan keluar dari krisis ekonomi. <em>Wallahua’lam bishshawab</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">dari nu</p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>hukum dalam bisnis,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-2" title="Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing">Edisi Romadlon | Melihat Dunia (Islam) Setelah Olimpiade Beijing</a><br /><small>Kepada kaum Islamis yang “sok yakin” dan “ge-er” bahwa Islam akan menjadi kekuatan dunia baru, saya mengatakan: tengoklah India dan Cina itu! Mereka bekerja keras untuk membangun ekonomi, merebut pelu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/edisi-romadlon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Tidak Takut</title>
		<link>http://jauhdimata.com/kami-tidak-takut</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/kami-tidak-takut#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:43:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/kami-tidak-takut</guid>
		<description><![CDATA[Acara Metro TV yang bertajuk KAMI TIDAK TAKUT awalnya tidak menarik bagi saya, Justru yang membuat saya nonton adalah bintang tamu yang hadir adalah SLANK. Acara dibuka dengan penampilan SLANK membawakan lagu Jakarta Meledak Lagi ini akhirnya membuat saya nonton sampai acara usai. Jadi lebih menarik karena disitu ada Pandji Pragiwaksono yang punya lagu Kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Acara Metro TV yang bertajuk <strong>KAMI TIDAK TAKUT</strong> awalnya tidak menarik bagi saya,  Justru yang membuat saya nonton adalah bintang tamu yang hadir adalah <strong>SLANK</strong>. Acara  dibuka dengan penampilan SLANK membawakan lagu <strong>Jakarta Meledak Lagi</strong> ini akhirnya membuat saya nonton sampai acara usai. Jadi lebih menarik karena disitu ada Pandji Pragiwaksono yang punya lagu Kami Tidak Takut.</p>
<p><img src="../files/2009/07/Kami-Tidak-Takut.jpg" alt="Kami Tidak Takut" /></p>
<p><span id="more-1079"> </span><textarea cols="45" rows="2" readonly="readonly">&lt;img src=&#8221;http://jauhdimata.com/files/2009/07/Kami-Tidak-Takut.jpg&#8221; alt=&#8221;Kami Tidak Takut&#8221; /&gt;</textarea></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-323"></span>Lagu <a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a> yang di bikin oleh <strong>Pandji Pragiwaksono</strong> ini mengajak kita sebagai warga negara <a href="../tag/indonesia" target="_blank">Indonesia</a> untuk tidak takut kepada yang namanya terorisme. Lagu ini adalah salah satu bentuk dukungan kepada gerakan <strong>INDONESIA UNITE.</strong> Gerakan Indonesia Tidak Takut  ini selain dikumandangkan lewat  social networking seperti <a href="../tang-ting-tung-plurk" target="_blank">plurk</a>, <a href="http://twitter.com/jauhdimata" target="_blank">twiter</a> dan <a href="http://facebook.com/abid.mahfudz" target="_blank">facebook</a> juga banyak <a href="../" target="_blank">blog</a> dan posting yang mendukung gerakan ini.</p>
<p style="text-align: left;">Berawal dari bom di JW Marriott dan Ritz Carlton yang dilakukan oleh jaringan teroris Indonesia, lahir sebuah gerakan yang di pelopori oleh <strong><a href="http://indonesiaunite.com/" target="_blank">INDONESIA UNITE</a>.</strong> Indonesia sudah capek, sudah muak, sudah risih dengan apa yang dilakukan segelintir manusia yang mengatasnamakan dan pembenaran agama dengan menghilangkan nyawa orang.</p>
<p style="text-align: left;">Apapun sukunya, apapun agamanya, apapun partainya, dimanapun berada, kalau ngaku orang Indonesia akan mendukung Gerakan <strong>INDONESIA UNITE</strong> dengan <a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a> pada terosrisme. <span style="text-decoration: underline;">Tunjukkan bahwa Indonesia negara besar dan tidak akan goyah dengan hal-hal sepele !</span></p>
<p style="text-align: left;">berikut lagu <strong>Pandji Pragiwaksono </strong>yang berjudul <span style="text-decoration: underline;"><strong>KAMI TIDAK TAKUT</strong></span>.  <strong> </strong></p>
<p style="text-align: left;"><object width="450" height="360"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><embed wmode="opaque" src="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="450" height="360"></embed></object></p>
<p style="text-align: left;">ini lirik lagu<strong> </strong><a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a> milik <strong>Pandji Pragiwaksono</strong></p>
<pre style="text-align: left;">Terlalu lama gua berdiam
Melihat membaca menonton membuat gua geram
Jangan pernah kita anggap mereka pahlawan
Atau diliput bagaikan pemenang</pre>
<pre style="text-align: left;">Giliran yang pemenang media gak datang
Teroris menjual berita baik basi
Teroris gak penting jadi jangan berisik
Biarin mereka tertangkap dan tertembak mat</pre>
<pre style="text-align: left;">Kepada kalian yang berkeliaran
Detasemen 88 kan datang
Teman-temanmu sudah kami makamkan
Jadi sekarang giliran kamu yang gentar</pre>
<pre style="text-align: left;">Kerjaanmu memang hanya intimidasi
Sekarang akhirnya senjatamu aku curi
Coba ngaca liat wajahmu pusat pasi
200 juta rakyat kami bersaksi</pre>
<pre style="text-align: left;">Bangsa Indonesia! (Kami Tidak Takut)
Gw ga bego gw tau lw gak takut (Kami Tidak Takut)
Cuman mungkin lw ga terbiasa untuk jujur tentang ini sama diri lw sendiri (<a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a>)
Apalagi di depan orang lain (Kami Tidak Takut)
Yang harus lw lakukan hanya mengulang satu buah kalimat (Kami Tidak Takut)
Dan sangat gampang (Kami Tidak Takut)</pre>
<pre style="text-align: left;">Masa kita ga mau bersatu
Jelas-jelas ada usaha untuk kita hancur
Bom Bali satu dua Kedubes Australia
Elo pikir itu apa?</pre>
<pre style="text-align: left;">Akuilah bahwa mereka mencoreng negara
Masa Kanye West aja ngelompatin kita
Singapur ke Australia
Padahal dia ngefans sama gw</pre>
<pre style="text-align: left;">Teroris yang berbahagia
Puas-puaskan lah kau tertawa
Atau bahkan kau simpan semua
Kenang-kenanganmu hidup di dunia</pre>
<pre style="text-align: left;">Karena kami bangsa Indonesia
Sudah muak dan kami tak takut
Kami maju dan kamu tersudut
Di neraka kavling mu menunggu</pre>
<pre style="text-align: left;">Ayo bangsa Indonesia (Kami Tidak Takut)
Yang perlu elu lakukan adalah mengulangi kalimat ini dan ini sangat gampang (Kami Tidak Takut)
Kami Tidak TAKUT (Kami Tidak Takut)
Ayo, kalo perlu berdiri dari tempat lw duduk (Kami Tidak Takut)
Kalo perlu angkat tangan jari tengah lw ke udara (<a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a>)</pre>
<pre style="text-align: left;">Benarkah langkahku benarkah perwujudan kata-kataku
Apakah Tuhan Engkau merestuiku
Melawan musuhku yang juga hamba-Mu
Hamba bukanlah umat terbaik-Mu
Tapi keimanan hamba tak sampai membunuh
Hamba hanya ingin rakyat tuk bersatu
Berdiri, bersama, melawan pembunuh
Amin</pre>
<pre style="text-align: left;">Bangsa Indonesia (<a href="../kami-tidak-takut"><strong>Kami Tidak Takut</strong></a>)
Terlepas dari apakah yang melakukan kegiatan terorisme itu betul-betul teroris (Kami Tidak Takut)
Atau bahkan orang Indonesia sendiri yang berusaha untuk menakuti kita (Kami Tidak Takut)
Kita harus buktikan bahwa kita Tidak Takut (Kami Tidak Takut)
Kita tidak bisa diintimidasi (Kami Tidak Takut)</pre>
<pre style="text-align: left;">Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…</pre>
<p style="text-align: left;">Semoga <strong>INDONESIA UNITE</strong> benar-benar bisa mempersatukan Indonesia, tidak hanya sebuah jargon <a href="../kami-tidak-takut"><strong>KAMI TIDAK TAKUT</strong></a>. Ohya menurut kabar lagu ini diupload ke yutub oleh <strong>Pandji Pragiwaksono</strong> dan juga dipasang di blognya <a href="http://pandji.com/" target="_blank">pandji</a>.</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/kota-ngawi" title="Kota Ngawi">Kota Ngawi</a><br /><small>Ibarat manusia, umur satu tahun adalah masa-masa mulai belajar melangkah. melangkah untuk menggapai sesuatu, belajar melangkah yang kadang bisa jatuh, kadang bisa gleyoran, kadang bisa kejaduk kursi (...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/paguyuban-kampung-manusia" title="Paguyuban Kampung Manusia">Paguyuban Kampung Manusia</a><br /><small>
Pesan facebook berantai dari NgawiTi yang mengatas-namakan Paguyuban Kampung Manusia dan Dhalang Poer yang datang hari ini rasanya agak janggal dan aneh, karena semua pesan diKotak masuk selama tiga...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/kami-tidak-takut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Halalbihalal RT Tadi Pagi</title>
		<link>http://jauhdimata.com/halalbihalal-rt-tadi-pagi</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/halalbihalal-rt-tadi-pagi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[moral]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Halalbihalal RT cukup meriah, si penceramah menyampaikan bahwa halalbihalal bukan istilah arab dan juga bukan tradisi arab, seingatku dia menyampaikan seperti ini : Halalbihalal (ditulis digandeng), kedengarannya seperti istilah Arab, sebenarnya ‘asli’ Indonesia atau setidaknya Melayu. Meski bahan bakunya (halal dan bi) dari Arab, orang Indonesia/Melayulah yang merakitnya menjadi istilah sendiri. Dalam Kamus Besar Bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Halalbihalal RT cukup meriah, si penceramah menyampaikan bahwa halalbihalal bukan istilah arab dan juga bukan tradisi arab, seingatku dia menyampaikan <span style="text-decoration: line-through;">seperti</span> ini :</p>
<p style="text-align: left;">Halalbihalal (ditulis digandeng), kedengarannya seperti istilah Arab, sebenarnya ‘asli’ Indonesia atau setidaknya Melayu. Meski bahan bakunya (halal dan bi) dari Arab, orang Indonesia/Melayulah yang merakitnya menjadi istilah sendiri.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-261"></span>Dalam <a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/" target="_blank">Kamus Besar Bahasa Indonesia</a> arti halalbihalal adalah “hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dsb) oleh sekelompok orang: –<em> merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia</em>;” dan “bermaaf-maafan pd Lebaran: <em>pd Lebaran kita ~ dng segenap sanak keluarga dan handai tolan “</em></p>
<p style="text-align: left;">Dalam kamus-kamus Arab maupun percakapan sehari-hari-istilah halal bihalal belum ditemukan dan tidak dikenal.</p>
<p style="text-align: left;">Istilah halalbihalal dan pengertiannya memang khas Indonesia. Menurut KBBI, halalbihalal ialah acara saling memaafkan pada hari lebaran. Ini tradisi baik sekali yang hanya dijumpai di Indonesia, meskipun kini sudah mengalami sedikit perubahan cara dan formatnya.</p>
<p style="text-align: left;">Tradisi maaf-memaafkan di lebaran, setelah puasa Ramadhan ini merupakan salah satu bukti kearifan pendahulu-pendahulu kita yang pertama-tama mentradisikannya.</p>
<p style="text-align: left;">Dulu, sebelum orang terlalu sibuk seperti sekarang, apabila datang lebaran, sehabis shalat ‘Id, para muslim saling mengunjungi dan saling meminta maaf kepada sahabat, kerabat, atau saudara mereka dengan ungkapan penyesalan yang rinci agar mendapatkan pemaafan. Bukan hanya sekedar minta maaf dan berjabat tangan, tapi juga meminta halal apabila ada hak Adami yang termakan atau terpakai dengan sengaja atau tidak sengaja. Mereka yang dimintai maaf dan dimintai halal, biasanya dengan mudah memberikannya sambil balik meminta yang sama. Mereka saling memaafkan dan saling menghalalkan. Halalbihalal.</p>
<p style="text-align: left;">Para pendahulu yang mentradisikan tradisi mulia ini pasti tahu bahwa Rasulullah SAW menjamin mereka yang berpuasa di bulan Ramadhan semata-mata hanya karena iman dan mencari pahala Allah, akan diampuni dosa-dosa mereka yang sudah-sudah.“Man shaama Ramadhaana iimaanan wah tisaaban, ghufira lahu maa taqaddaa min dzambihi.” (Hadits shahih muttafaq ‘alaih dari sahabat Abu Hurairah r.a).</p>
<p style="text-align: left;">Hebatnya, mereka para pendahulu itu, juga tidak lupa bahwa selain dosa hamba kepada Tuhannya, masih ada satu dosa lagi yang justru lebih perlu diperhatikan; yaitu dosa hamba kepada sesamanya. Di banding dosa kita kepada Allah, dosa kita kepada sesama sebenarnya jauh lebih gawat. Kenapa? Karena Allah, seperti kita ketahui, Maha Pengampun dan suka mengampuni. Sementar, manusia tidak demikian. Manusia sulit. Padahal, dosa kita terhadap sesama tidak akan diampuni sebelum yang bersangkutan memaafkan. Tanggungan kita kepada sesama akan tetap menjadi tanggungan kita, sebelum yang bersangkutan menghalalkannya.</p>
keyword pada posting ini adalah:&nbsp;<i>materi halal bihalal,&nbsp;</i><h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/moralitas-dalam-pendidikan-modern" title="Moralitas dalam Pendidikan Modern">Moralitas dalam Pendidikan Modern</a><br /><small>Pendidikan modern yang diselenggarakan memang hanya untuk memenuhi kebutuhan kerja, untuk mencari materi, bukan untuk penyempurnaan hidup. Tidak sebagaimana tujuan pendidikan dalam masyarakat tradisio...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/pak-de-nakal-ala-8-ball-dan-ngapz" title="Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;">Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;</a><br /><small>Habis sahur iseng nyari gambar-gambar sangar, gak sengaja nemu website Kabupaten Buol (http://www.buolkab.go.id), yang lagi kena deface. (kurang kerjaan bener yang lakuin itu) yang menarik bukan hasil...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/surat-untuk-ananda-tercinta" title="Surat Untuk Ananda Tercinta">Surat Untuk Ananda Tercinta</a><br /><small>Untuk Ananda Tercinta
Chilwa Tazkiya Dzihni

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Alhadulillah. Abi, Umi dan adek sudah baca surat dari kakak. Semua merasa senang karena kakak sudah kerasan di pondok.

I...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/halalbihalal-rt-tadi-pagi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Obama?</title>
		<link>http://jauhdimata.com/mengapa-harus-obama</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/mengapa-harus-obama#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalis]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Obama, Kemenangan Hapus Diskriminasi Kemenangan Barack Obama dalam pilpres di Amerika Serikat tidak hanya disambut dan disyukuri di negeri adikuasa itu sendiri. Tampaknya, dunia pun ikut bersorak gembira. Barack Obama menorehkan namanya dalam sejarah sebagai presiden kulit berwarna pertama AS. Namun, saya kira, bukan karena ini benar, dunia menyambut gembira kemenangan Obama. Saya kira, kegembiraan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Obama, Kemenangan Hapus Diskriminasi </strong></p>
<p style="text-align: left;"><span>Kemenangan <strong>Barack Obama</strong> dalam pilpres di Amerika Serikat tidak hanya disambut dan disyukuri di negeri adikuasa itu sendiri. Tampaknya, dunia pun ikut bersorak gembira. Barack Obama menorehkan namanya dalam sejarah sebagai <strong>presiden kulit berwarna</strong> pertama AS. </span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Namun, saya kira, bukan karena ini benar, dunia menyambut gembira kemenangan Obama.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span><span id="more-233"></span>Saya kira, kegembiraan dunia itu lebih merupakan ekspresi lega. Dunia selama ini demam berat, sulit tidur, akibat pemimpin-negara-paling-kuasa-nya sakit seperti kerasukan hantu hutan. </span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Seperti diketahui, <strong>George W. Bush</strong>, yang -entah bagaimana bisa- dua priode menjadi presiden, <strong>arogansinya</strong> telah melahirkan atau menyuburkan dendam dan kebencian di mana-mana. Sikap ngawurnya telah mengembangbiakkan terorisme dunia. </span></p>
<p><span>Tidak usah jauh-jauh. Tanyakanlah kepada para “<strong>pejuang agama</strong>” atau mujahidin kontemporer di negeri kita ini, mengapa mereka begitu menggebu-gebu meneriakkan “<strong>Allahu Akbar!</strong>“, siap mengasah pedang dan mati syahid. Tanyakan kepada <strong>Amrozi cs</strong>, mengapa tertarik ikut latihan militer di Afghanistan dan dengan cengengesan melecehkan kematian di negerinya sendiri? Tanyakan kepada mereka yang bersimpati kepada Trio Bom Bali itu. Sebelum hati kecil mereka menjawab, insya Allah akan melintas terlebih dahulu dalam benak mereka wajah “<strong>kafir paling kafir</strong>“: si Bush dan Amerikanya.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Selama ini Amerika Serikat khususnya di bawah kepemimpinan Bush telah membuat pergaulan dunia tidak nyaman. Akibat kengawurannya tidak hanya dirasakan oleh mereka yang langsung terlalimi seperti di Iraq dan Afghanistan, tapi berdampak global dan menyangkut banyak aspek. </span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Dari sudut “<strong>akidah</strong>“, misalnya, <strong>kebijakan</strong> pemerintah Amerika <strong>yang tidak bijak</strong> selama ini minimal telah memperkukuh “iman” <strong>orang-orang muslim lugu</strong> akan adanya kekuatan besar yang memusuhi Islam. Amerika dan sekutunya adalah kafir-kafir besar yang sengaja akan menghancurkan Islam; maka harus diperangi. <strong>Celakanya lagi</strong>, karena <strong>keluguan mereka</strong>, setiap orang yang tidak ikut mengimani itu atau tidak setuju dengan mereka, <strong>dianggap antek Amerika</strong> yang harus diperangi juga. </span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Demikianlah para pemilih di negara besar yang baru tuntas menghapus <strong>diskriminasi rasial </strong>tahun 1970 itu akhirnya memilih <strong>Barack Hussein Obama II</strong> untuk menjadi presiden ke-44 AS, menggantikan si Raja Teror George W. Bush. Dunia pun lega. Setidak-tidaknya, mimpi buruk bersama <em>cowboy mendem </em>George W. Bush sudah berakhir. </span></p>
<p><span>Tinggallah harapan dunia pada Obama. Apakah Obama benar-benar bisa mewujudkan ”<strong>perubahan</strong>” yang selama ini ia canangkan. Perubahan yang tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh rakyat Amerika, tetapi juga oleh <strong>masyarakat dunia</strong>. Setidaknya, <strong>kengawuran</strong> di masa <strong>Bush </strong>bisa berubah menjadi akal sehat dan keadilan. Arogansi dan keangkuhan adidaya berubah menjadi ketawadukan dan kearifan. Kecurigaan dan kebencian berubah menjadi kepercayaan dan kasih sayang. Pengaruh buruk berubah menjadi pengaruh baik. Semangat perang berubah menjadi semangat damai. Syukur panas dunia bisa berubah menjadi kesejukan. </span></p>
<p><span>Semoga.!!</span></p>
<p style="text-align: left;"><span>Oleh A. Mustofa Bisri </span> diambil dari <a href="http://www.jawapos.co.id/index.php?act=radar&amp;id=76" target="_blank">jawa pos</a></p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/jeritan-dari-bantar-gebang" title="Jeritan Dari Bantar Gebang">Jeritan Dari Bantar Gebang</a><br /><small>Bantar Gebang. Saat posting kali ini semua stasiun TV menyiarkan secara langsung kegitan dibantar gebang, tempat pembuangan sampah DKI di daerah Bekasi pada bulan Mei 2009 ini punya kontribusi terhada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/pak-de-nakal-ala-8-ball-dan-ngapz" title="Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;">Kabupaten Buol Dan &#8220;Pak De Nakal Ala 8 Ball dan NGAPZ&#8221;</a><br /><small>Habis sahur iseng nyari gambar-gambar sangar, gak sengaja nemu website Kabupaten Buol (http://www.buolkab.go.id), yang lagi kena deface. (kurang kerjaan bener yang lakuin itu) yang menarik bukan hasil...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/mengapa-harus-obama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemimpin Dan Penguasa</title>
		<link>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau pemimpinnya. Meski demikian Rasulullah SAW pernah memberikan semacam isyarat bahwa beliau memberikan kepercayaan kepada shahabat paling dekat beliau, yaitu Shahabat Abu Bakar Shiddiq r.a. Saat itu Rasulullah SAW meminta sayyidana Abu Bakar untuk meng-imam-i Sholat saat beliau sedang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau <strong>pemimpin</strong>nya. Meski demikian <strong>Rasulullah SAW</strong> pernah memberikan semacam isyarat bahwa beliau <strong>memberikan kepercayaan</strong> kepada shahabat paling dekat beliau, yaitu Shahabat Abu Bakar Shiddiq r.a. Saat itu Rasulullah SAW meminta sayyidana Abu Bakar untuk meng<em>-imam-</em>i Sholat saat beliau sedang sangat lelah.<span id="more-228"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sementara Sayyidina Abu Bakkar ra, ketika menjelang wafat beliau mengundang Sayyidina Umar bin Khatab untuk membicarakan siapa kelak penggantinya. Saat itu Sayidina umar menolak dengan berbagai alasan namun setelah mendengar 2 alasan mengapa Sayyidina Abu Bakar ra memilihnya pertama :“Melihat kondisi rakyat sekarang, <strong>pemimpin yang dapat dipercaya saja tidak cukup</strong>. Saya ingin tokoh yang akan memimpin setelah saya adalah <strong>orang yang dapat dipercaya dan kuat. al-Qawiyyul Amien</strong>.”</p>
<p style="text-align: left;">kedua : “Wahai Umar, dalam urusan kekuasaan ini ada <strong>dua orang yang celaka</strong>; pertama, orang yang ber<strong>ambisi</strong> <strong>menjadi penguasa</strong>, padahal dia tahu bahwa ada orang lain yang lebih pantas dan lebih mampu daripada dirinya. Kedua, orang yang menolak ketika <strong>diminta dan dipilih</strong>, padahal dia tahu dirinyalah yang paling <strong>pantas</strong> dan paling <strong>mampu</strong>; dia menolak semata-mata karena <strong>lari dari tanggungjawab</strong> dan enggan <strong>berkhidmah</strong> kepada umat.”</p>
<p style="text-align: left;">Dari dua sejarah tersebut dapat kita ambil pelajaran : <strong>pertama adala</strong> Bahwa sangat penting mencari penggati pemimpin yang seirama dengan pemimpin sebelumnya, artinya apa? ini berkaitan dengan Program-program yang sudah dikerjakan pemimpin sebelumnya bisa dilanjutkan oleh pemimpin periode berikutnya. Sehingga tidak ada masyarakat mengeluh : “<em>nek ganti mentri (pemimpin) pendidikan, buku pelajaran lan kurikulume mesti ganti</em>“, setiap ganti <strong>pemimpin</strong> kebijakan lama dianggap usang, sehingga dia bikin kebijakan baru. Sehingga banyak uang negara terbuang sia-sia karena program tidak dilanjutkan pemimpin sesudahnya. Hal demikian tidak hanya terjadi pada level pusat, namun juga sampai pada level-level pemeirintah paling rendah, RT misalnya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kedua Adalah</strong> : pelajaran tentang bagaimana beratnya menjadi pemimpin, kalau sayyidina Umar menolak menjadi pemimpin dengan berbagai alasan, beliau takut jika nanti bukan menjadi <strong>pemimpin</strong> tapi malah menjadi <strong>penguasa</strong>. Melihat keadaan sekarang, banyak orang yang (bahkan) meng<a href="../kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009" target="_blank"><strong>KAMPANYE</strong></a>kan diri untuk menjadi <strong>pemimpin</strong>. Bukan ratusan bahkan milyaran rupiah untuk mencapai hal itu, sunggu disayangkan. (maksude duwite)</p>
<p style="text-align: left;">Namun demikian, saya tetap percaya diantara sekian banyak calon pemimpin yang <a href="http://kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009.kotangawi.com/2009/02/03/kampanye-damai-pemilu-indonesia-2009/" target="_blank">meng<strong>KAMPANYE</strong>kan <strong>DIRI</strong></a> ada satu dua orang yang memang layak menjadi <strong>pemimpin</strong>. Dan semoga mereka diberikan kekuatan supaya mengguanakan amanat rakyat yang dipimpinnya, dan mari kita doakan semoga pemimpin ini tidak hanya jadi <strong>penguasa</strong>, tapi juga <strong>pemimpin yang baik</strong>. Amin.</p>
<h4  class="related_post_title">Posting yang berhubungan</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://jauhdimata.com/selamat-tinggal-ramadhan" title="Selamat Tinggal Ramadhan">Selamat Tinggal Ramadhan</a><br /><small>Bukan Posting biasa, ini hanya posting lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Selamat Tinggal Ramadhan, ada satu baris yang bikin hati tersentuh : "mengapa pergi? kami masih rindu". Siapa yang tidak rindu...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/melihat-penderitaan-sebagai-latihan-bersyukur" title="Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur">Melihat Penderitaan Sebagai Latihan Bersyukur</a><br /><small>Kali ini saya ingin berbagi sebuah cara latihan yang saya harap anda coba sekali-kali. Ini berdasar pengalaman saya beberapa saat lalu ketika menjenguk seorang teman yang baru mengalami kecelakaan. Ka...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/doa-untuk-bangsa" title="Doa untuk Bangsa">Doa untuk Bangsa</a><br /><small>Doa ini dibaca saat acara Doa Untuk Bangsa yang diadakan oleh Kampung Manusia, di Kalijogo Pojok, beran Ngawi. Tanggal 23 Oktober 2010.



BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM

Ya  Allah lapangkanlah dada...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/edisi-romadlon-3" title="Edisi Romadlon 3">Edisi Romadlon 3</a><br /><small>PUASA dan TAQWA 
Puasa diwajibkan atas kita orang-orang yang beriman. Kita yang telah berikrar lahir-batin bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.
Sebagai hamba Allah SWT...</small></li><li><a href="http://jauhdimata.com/kampanye-terbuka-dimulai" title="Kampanye Terbuka Dimulai">Kampanye Terbuka Dimulai</a><br /><small>Hari ini proses pesta demokrasi Idonesia dimulai. Hari ini di beberapa tempat dilanggsungkan Kampanye  terbuka oleh parpol peserta pemilu. Banyak yang menilai bahwa pesta demokrasi 2009 ini merupakan ...</small></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/pemimpin-dan-penguasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

